Konsumsi Nanas Saat Hamil Bisa Bikin Keguguran?
- Pixabay/ Security
Jakarta, VoxPop – Banyak mitos beredar, konsumsi nanas bisa berbahaya untuk ibu hamil. Bahkan yang mengerikannya lagi, konsumsi nanas bisa menyebabkan ibu hamil alami keguguran atau bahkan bisa mengalami kontraksi lebih cepat. Seperti apa faktanya?
Dikutip laman Healthline, anggapan bahwa nanas bisa menyebabkan keguguran adalah hal yang menyesatkan. Sebab, nanas justru bisa menjadi buah yang sehat untuk dikonsumsi selama kehamilan. Namun, makan terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak nyaman.
Sebelum Anda menghindari buah yang lezat dan bergizi ini selama 9 bulan ke depan, berikut adalah faktanya!
Bolehkah saya makan nanas saat hamil?
Ilustrasi jus nanas
- Stokpic/ Pixabay
Nanas adalah pilihan yang aman dan sehat selama kehamilan. Seseorang mungkin telah memberi tahu Anda untuk menghindari buah ini karena dapat menyebabkan keguguran dini atau mempercepat persalinan. Namun, ini hanyalah mitos.
Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa nanas berbahaya selama kehamilan. Rumor tentang nanas murni anekdot.
Bagaimana dengan bromelain?
Nanas mengandung bromelain, sejenis enzim. Dan tablet bromelain memang tidak direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan. Tablet tersebut dapat memecah protein dalam tubuh dan menyebabkan pendarahan abnormal.
Meskipun bromelain ditemukan di bagian tengah nanas, sebenarnya sangat sedikit yang terkandung dalam daging nanas yang kita makan. Jumlah bromelain dalam satu porsi nanas kemungkinan tidak akan memengaruhi kehamilan. Intinya, mengonsumsi buah ini secara normal tidak akan berdampak buruk pada kehamilan.
Nanas Bagian Diet Sehat saat Kehamilan?
Ibu Hamil dan Buah Nanas
- vstory
sayuran
buah-buahan
susu
biji-bijian
protein, seperti daging, unggas, ikan, telur, dan kacang-kacangan
Makanan dari kelompok ini membantu memberi janin asupan banyak vitamin dan mineral yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang. Agar merasa lebih baik, Anda harus mencoba untuk mendapatkan campuran makanan sehat dan padat nutrisi. Minum banyak air juga.
Seberapa banyak Anda makan berkaitan dengan usia, tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas Anda.
Misalnya, pertimbangkan seorang wanita berusia 30 tahun yang cukup aktif dengan tinggi 5 kaki, 4 inci dan berat 140 pon.
