Manfaat Puasa, Lancarkan Pencernaan dan Turunkan Berat Badan Lebih Banyak Saat Ramadan

Ilustrasi puasa.
Sumber :
  • pixabay

VoxPop – Bulan Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat muslim dengan kewajiban menjalankan ibadah puasa dan melakukan perbaikan diri untuk kembali menjadi fitri. Manfaat puasa dilansir dari Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI) diantaranya meningkatkan kesehatan saluran cerna, serta berat badan dan kolesterol pun menurun.

img_title Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

“Bulan Ramadan ini pastinya merupakan momentum yang sangat ideal bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan terutama dengan adanya ibadah puasa,” ungkap Veronica, S.Gz., Ahli Gizi LIGHThouse, klinik manajemen berat badan dari LIGHT Group -pioneer manajemen berat badan di Indonesia.

“Untuk memastikan diet kita efektif dan sehat, pastinya kita harus memperhatikan jumlah dan makanan yang kita konsumsi baik saat sahur maupun berbuka,” lanjutnya. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title Keutamaan Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah, Amalan Sunnah Penuh Pahala di Bulan Mulia

Ilustrasi puasa.

Photo :
  • inmagine

Klinik LIGHThouse telah membantu lebih dari 90.000 pasien menurunkan berat badan melalui program LIGHTweight-signature diet program yang dibuat oleh dr Grace Judio Kahl, CEO dan Founder LIGHT Group, program ini memberikan hasil 3.5x lebih efektif dalam menurunkan berat badan melalui pengaturan pola makan yang tepat serta keberlanjutan perubahan kebiasaan pola makan para pasien.

img_title 10 Hari Awal Dzulhijjah: Keistimewaan, Puasa Sunnah, dan Amalan yang Dianjurkan

Berikut beberapa tips jaga pola makan saat Ramadan dari LIGHThouse Clinic.

1. Sahur: Makanan Bergizi untuk Energi Seharian
Sahur adalah waktu makan yang sangat penting untuk menjaga stamina sepanjang hari.

Disarankan untuk mengonsumsi:
• Boleh namun membatasi, karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum.

• Protein berkualitas tinggi dari telur, ikan, ayam tanpa kulit.

• Serat dan lemak sehat dari sayuran hijau, buah-buahan, alpukat, dan kacang-kacangan untuk mendukung pencernaan.

Ilustrasi puasa.

Photo :
  • Pixabay/Serdar_A

• Chia Oat dari LIGHTmeal, terbuat dari perpaduan Chia Seed dan Oatmeal serta potongan buah asli, kaya protein dan serat, memberikan energi dan tidak mudah lapar, cocok dikonsumsi saat sahur.

• Air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi, minimal 2-3 gelas saat sahur.
Masyarakat juga diimbau untuk menghindari makanan yang terlalu asin atau manis berlebihan karena dapat menyebabkan dehidrasi dan lonjakan gula darah yang cepat turun.

2. Berbuka Puasa: Konsumsi Secara Bertahap
Berbuka dengan makanan yang sehat sangat penting agar tubuh tidak kaget setelah seharian berpuasa. Idealnya, berbuka diawali dengan:
• Air putih dan kurma, yang memberikan energi cepat dan membantu tubuh kembali terhidrasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut