Tips Dokter Mata untuk Penggunaan Gadget pada Anak, Jangan Sampai Kebablasan!

Ilustrasi anak kecanduan gadget.
Sumber :
  • ist

VoxPop – Di era digital saat ini, penggunaan gadget, terutama ponsel dan tablet, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, seiring dengan semakin meningkatnya ketergantungan terhadap perangkat ini, muncul berbagai kekhawatiran tentang dampaknya terhadap kesehatan mata, terutama pada anak-anak.

img_title 7 Cara Alami Bikin Alis Tebal dan Sehat dalam Waktu Singkat

Dalam wawancara dengan seorang dokter mata, kami mendapatkan informasi mengenai batasan penggunaan gadget yang sehat untuk anak-anak, serta dampak negatif jika penggunaan gadget tidak terkontrol.

Kesehatan mata anak Indonesia memang masih perlu mendapat perhatian khusus. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title Arti Mimpi Bertemu Orang Meninggal Berdasarkan Tafsir Primbon Jawa hingga Analisis Psikologi

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mendapati 0,6 persen anak Indonesia berusia di atas 1 tahun ternyata mengidap disabilitas penglihatan. Dari presentase tersebut, 11,7 persen bahkan perlu menggunakan alat bantu lihat.

Ilustrasi Anak Kecanduan Gadget

Photo :
  • Freepik
img_title 7 Cara Ampuh Basmi Kecoak di Kamar Mandi, Dijamin Ampuh!

Penyebab utamanya mencakup kelainan refraksi yang tidak dikoreksi, retinopati premauritas, katarak, kelainan okular bawaan, jaringan parut pada kornea, dan gangguan penglihatan selebal.

Jika tidak ditangani, kondisi-kondisi tersebut dapat menghambat tumbuh kembang anak secara signifikan. Menurut dokter mata, tidak ada rekomendasi khusus yang diberikan oleh profesi medis untuk batasan penggunaan gadget berdasarkan usia.

Namun, secara umum, penggunaan gadget dapat berdampak pada beberapa aspek penting dalam perkembangan anak, seperti aspek sosial, perkembangan intelektual, dan lainnya.

Untuk itu, disarankan adanya pembatasan penggunaan gadget agar dampak negatif tersebut bisa diminimalisir.

"Untuk batasan penggunaan dari dokter mata nggak ada rekomendasi khusus. Tapi secara umum penggunaan gadget itu berpengaruh ke masalah aspek sosial, perkembangan intelektual, dan lain-lain," kata Dokter Subspesialis Pediatric Ophthalmology and Strabismus JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. Hasiana Lumban Gaol, SpM, dalam acara CESC JEC: Revolusi One-Stop-Service Perawatan Mata Anak, di Jakarta, Selasa 15 April 2025. 

Berdasarkan saran dari dokter, ada panduan umum mengenai durasi penggunaan gadget yang sebaiknya diterapkan pada anak-anak, yakni:

1. Usia 2 Tahun ke Bawah: Penggunaan gadget pada anak usia di bawah 2 tahun sebaiknya dihindari sama sekali.

Ilustrasi anak main HP/gadget.

Photo :
  • Pexels/Ron Lach

Pada usia ini, perkembangan motorik dan sensorik anak membutuhkan interaksi fisik dan visual langsung dengan lingkungan sekitar, yang tidak dapat digantikan dengan waktu yang dihabiskan di depan layar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut