Penculikan di Sekitar Kita
- Pixabay/Parenting
Usia di bawah 3 tahun
Pada anak usia di bawah 6 tahun, pemahaman, kemampuan, dan aktivitasnya masih sangat terbatas. Pada usia ini setiap aktivitas anak masih dalam pengawasan. Banyak kasus yang terjadi, penculikan anak usia ini dilakukan orang-orang terdekat korban, misalnya pengasuhnya. Karena itu, proses mengenal hingga melepas anak ke pengasuh seharusnya membutuhkan proses yang lama.
"Dari awal proses, orangtua bisa mempelajari kebiasaan pengasuh. Misalnya cara berbicara, asal-usul, teman-temannya bergaul, keluarganya, cara berpakaian, hingga gerak-geriknya harus dipelajari," ujar Irma.
Selain itu, ajak serta nenek dan tetangga yang dipercaya untuk membantu mengawasi buah hati kita ketika kita tidak di rumah.
Usia balita
Untuk anak usia sekolah, ruang lingkupnya sudah lebih luas. Selain itu kemampuan anak mulai meningkat. Itu artinya komunikasi dengan anak sudah bisa dilakukan, terutama menginjak usia empat tahun. Anak bisa diberikan edukasi, misalnya, untuk tidak berbicara dengan orang asing.
Pada usia balita, anak juga bisa dijadikan sumber informasi bagi orangtua mengenai apa saja yang dilakukan si pengasuh terhadapnya. Karena itu usahakan untuk selalu menjalin komunikasi dengan balita Anda agar semua kegiatannya selama satu hari bisa termonitor.
Selain itu, jika sedang bepergian ke luar rumah, anak usia balita juga bisa diberikan pengertian dan peraturan. Orangtua harus bisa memberikan pemahaman pada anaknya ketika berada di ruang publik dengan membatasi ruang gerak anak.
"Contohnya kita bisa bilang, 'Adek, nanti kalau jalan-jalan sama Mama, Adek nggak boleh jauh-jauh dari Mama ya. Batasnya, lima langkah dari Mama berdiri'. Usahakan anak diberitahu jarak, seberapa jauh ia dari orangtuanya," ujar Irma.
Usia sekolah
Di usia ini, anak lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah. Biasanya ada penjagaan dan peraturan tersendiri soal pengawasan di sekolah. Irma menyarankan sebaiknya anak diantar jemput ke sekolah oleh orang yang dipercaya.
Selalu mengawasi anak juga menjadi poin penting. Meskipun orangtua telah menyewa jasa pengasuh yang menemani sang buah hati, usahakan selalu memiliki waktu luang untuk menemani dan memperhatikannya. Temanilah dia bermain, apalagi saat di luar rumah.
