Bolehkah Penderita Eksim Mandi dengan Air Hangat?

Ilustrasi mandi.
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop.co.id – Dermatitis atopik atau yang biasa dikenal dengan eksim, ialah salah satu alergi yang kerap menyerang seorang yang memiliki riwayat alergi tertentu.

img_title Viral Bakery Klaim Gluten Free Diduga Palsu, Siapa Sosok Pemiliknya?

Alergi ini biasanya ditandai dengan kondisi kulit yang meradang, bengkak, iritasi, dan gatal. Menurut dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK, yang merupakan spesialis penyakit kulit dan kelamin, alergi ini bisa dihindari jika diketahui pencetus alerginya.

Di samping itu, dr. Litya saat ditemui di acara peluncuran HydroClean di Veranda Hotel, Kebayoran baru beberapa waktu lalu, juga mengungkapkan selain mesti dicari pencetus alerginya, ada faktor yang juga memperberat alergi ini dan membuatnya semakin parah. Salah satunya ialah ketika mandi dengan air hangat.

img_title Viral Toko Bakery Ini Klaim Gluten Free Ternyata Bohong hingga Picu Alergi Hebat Pada Balita

"Lebih baik pakai suhu ruangan dan bukan air hangat, dan sabun juga yang menggunakan anti iritasi. Setelah mandi juga disarankan pakai losion atau pelembap  sehingga tersterilisasi dari alergi," ujarnya.

Lebih lanjut dia juga mengatakan, bahwa dermatitis atopik tidak memiliki gejala yang spesifik. Hanya saja biasanya timbul bercak merah  dan timbul rasa gatal.

img_title Marak Kasus Keracunan, DPR Harap Pemerintah-BGN Tak Alergi Evaluasi Program MBG

Jika alergi ini bersifat kronik bisa saja berlangsung lama dan dapat kambuh lagi. Di samping itu, ia juga tidak menyarankan untuk menggaruk rasa gatal yang mungkin timbul.

"Hindari menggaruk, mau tidak mau harus kita kasih obat. Tapi yang lebih penting dibanding mengobati adalah pencegahan jadi untuk orang yang kena alergi biasanya kulitnya lebih rentan karena perlindungannya sudah tidak baik, jadi yang dari luar mudah masuk ke dalam," ujarnya.

Ilustrasi menggaruk

Ilustrasi kutu

Hati-Hati Gigitan Kutu! Alergi Daging yang Sebabkan Kematian Muncul di Amerika

Kasus kematian pertama yang dikaitkan dengan sindrom alpha-gal yakni alergi terhadap daging mamalia yang ditularkan melalui gigitan kutu, baru-baru ini terungkap.

img_title
VoxPop.co.id
14 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut