Ketahui Delapan Metode Memasak, Mana Lebih Sehat?

Ilustrasi memasak terung
Sumber :
  • Pixabay/feherandras

VoxPop.co.id – Bagaimana metode memasak makanan, ternyata juga mempengaruhi, sehat atau tidaknya hasil masakan tersebut. Ya, saat ini, semakin beragam menu yang menjadi tren dan favorit banyak orang.

img_title Enggak Bisa Sembarangan, Ini 3 Aturan Bikin Salad Sehat

Cara mengolahnya beragam, namun, yang menjadi masalah apakah cara memasak makanan ini menghasilkan makanan yang sehat? Untuk itu, Anda perlu tahu, bagaimana metode memasak mempengaruhi nilai gizi dari makanan yang kita makan.

Seperti dilansir laman Times of India sebelum terjun ke dapur atau membeli makanan di restoran, Anda perlu tahu, nutrisi makanan bisa hilang karena beberapa proses memasak. Seperti halnya vitamin yang larut air seperti C dan B. Tak hanya itu, vitamin larut lemak seperti A dan K juga bisa hilang akibat proses memasak.

img_title Begini Cara Masak Sayur Agar Vitaminnya Tidak Hilang

Mineral seperti pottasium dan megnesium juga demikian. Berikut, 8 metode memasak yang perlu Anda tahu dan mana yang lebih sehat?

Proses merebus

img_title Masak Sayuran aja Masih Salah, Gimana Mau Sehat?

Ada beberapa sayuran yang mengandung vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini bisa hilang jika sayuran terendam air untuk jangka waktu yang lebih lama. Karena  sebagian sayuran merupakan sumber vitamin C, bila direbus, sejumlah besar vitamin C ini hancur.

Selain ini, vitamin B juga sensitif terhadap panas. Namun, jika sayuran dikonsumsi dengan cairan yang direbus, 80 persen nilai gizi dapat dipertahankan.

Pembakaran

Karena pemanggangan dengan cara dibakar adalah metode memasak kering, memasak dengan metode ini berkepanjangan di bawah suhu tinggi, bisa menyebabkan hilangnya vitamin B. Selain ini, tidak ada kerugian yang signifikan terhadap nutrisi lainnya dan karenanya, ini adalah pilihan memasak yang sehat.

Microwave

Sebuah studi di Harvard mengungkapkan bahwa microwave dianggap sebagai salah satu pilihan teraman untuk mempertahankan nilai gizi makanan. Namun, ini hanya berlaku jika Anda tidak menghabiskan makanan Anda selama lebih dari 30 detik sampai satu menit pada satu waktu dan makanan Anda tidak dipanaskan dalam wadah plastik. Karena periode waktu pemanasan tidak terlalu lama dalam microwave, sebagian besar nutrisi tidak hilang.

Dan perlu diketahui, memanaskan makanan dalam wadah plastik berbahaya karena zat dan bahan kimia yang tidak diketahui dapat ditransmisikan ke makanan Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut