Peneliti Temukan Cara Hentikan Penyebaran Kanker

Ilustrasi sel kanker.
Sumber :
  • Pixabay/skeeze

VoxPop.co.id – Kasus kanker payudara pada wanita, dinilai cukup tinggi. Bahayanya lagi, angka kematian pada kasus tersebut, lebih tinggi dibanding kasus kanker jenis lainnya. Sehingga, hal ini mulai diperhatikan oleh para peneliti.

img_title Lebih dari 400 Ribu Kasus Kanker Baru di Indonesia, 70 Persen Terlambat Didiagnosis

Dilansir laman Medical Daily, Selasa 13 Juni 2017, di samping angka kasus kanker paru-paru, kematian akibat kanker payudara terhitung sangat tinggi dibanding jenis kanker lain. Untungnya, para peneliti mulai menemukan cara untuk mencegah peningkatan angka kematian tersebut.

"Penderita kanker payudara kini semakin meningkat dibanding satu dekade lalu, dan penyakit ini akan sangat mematikan saat sudah menyebar di seluruh tubuh. Studi kami fokus melihat cara sel kanker menyebar dan berpisah dari sel sehat. Hal ini dapat membantu wanita meminimalisir risiko penyebaran kanker menjadi lebih fatal," ujar peneliti, dr. Paul Huang.

img_title Menkes Budi Gunadi: Penyakit Kanker Bisa Diobati dengan Melakukan Skrining Lebih Awal

Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari The Institute of Cancer Research, London, mampu menemukan cara mengidentifikasi wanita yang berisiko tinggi mengalami kematian akibat kanker payudara. Menurut temuan itu, risiko tinggi kematian dapat dilihat berdasarkan dua jenis gen dalam tubuhnya.

Para peneliti melakukan penelitian pada hampir 2000 pasien. Dalam studi itu, peneliti mengobservasi jenis-jenis aktivitas, pola dan gen tumor secara spesifik. Di mana, hasilnya, wanita yang memiliki pasangan gen secara spesifik, tiga kali lebih berisiko mengalami kematian dalam 10 tahun.

img_title Profil Shannen Doherty, Bintang Beverly Hills 90210 Meninggal Dunia Usai Melawan Kanker Payudara

"Kami menemukan dua aktivitas gen yang mampu mengontrol sel untuk tetap saling terikat satu sama lain. Wanita yang dengan jenis tumor tinggi akan aktivitas F12 dan rendah akan aktivitas STC2, berisiko sebesar 32 persen mengalami kematian dalam sepuluh tahun," paparnya.

Penelitian ini diharapkan mampu digunakan sebagai tes untuk melihat jenis kanker payudara yang agresif atau bahkan, mengidentifikasi perawatan kanker di kemudian hari. Selain itu, para peneliti berharap, studi ini bermanfaat dalam menurunkan angka kematian akibat kanker payudara pada wanita. (asp)

Ilustrasi kanker payudara. (Unsplash.com/Angiola Harry)

Dokter Ungkap Upaya Menurunkan Stadium Kanker dan Meningkatkan Harapan Hidup Pasien di Indonesia

Upaya menurunkan stadium kanker dan meningkatkan harapan hidup pasien dilakukan lewat deteksi dini, navigasi pasien, riset klinis, dan penguatan ekosistem onkologi.

img_title
VoxPop.co.id
13 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut