Berdekatan dengan Gadget Sebabkan Gangguan Konsentrasi

Ilustrasi ponsel.
Sumber :
  • Pixbay/helloolly

VoxPop.co.id – Tak hanya memiliki dampak negatif mata, ternyata gadget juga memberi dampak buruk pada daya konsentrasi seseorang. Menurut studi terbaru, meski sedang tidak mengenakan gadget, namun berdekatan dengan gadget juga diketahui dapat merusak kemampuan kognitif otak.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan pada Anak Bisa Picu Ragam Masalah Ini

Dilansir dari laman Medical Daily, para peneliti dari University of Texas, Austin, mengobservasi hampir 800 orang. Responden tersebut diberikan beberapa pertanyaan. Kemudian, peneliti mengkaji seberapa jauh para responden mampu fokus dan konsentrasi terhadap tes di depannya.

Saat memulai tes, para partisipan dibagi dua bagian. Kelompok pertama, para partisipan menyimpan gadget di dekatnya dalam mode diam dan sambil mengerjakan pertanyaan. Kelompok kedua, para partisipan dijauhkan dari gadget-nya saat mengerjakan tes.

img_title Kecanduan Gadget pada Anak dapat Dihentikan, Asal ...

"Kami melihat adanya kaitan antara gadget dan para partisipan. Mereka yang memiliki gadget di dekatnya, lebih mudah melihat terus menerus ke arah gadget-nya. Kondisi ini membuat partisipan kekurangan kemampuan kognitifnya," ujar peneliti, Adrian Ward.

Peneliti menemukan, mereka yang jauh dari gadget-nya, memiliki kemampuan fokus yang baik dibanding mereka yang berdekatan dengan gadget. Hal ini disebabkan, pemikiran seseorang yang selalu ingin membuka gadget-nya, meski tidak ada pemberitahuan apapun.

img_title Jangan Sembarangan! Ini Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Box Mobil

"Ini bukan soal adanya pemberitahuan di gadget. Meski gadget dalam keadaan diam, orang lebih mudah terganggu dengan kehadiran gadget. Hal ini membuat performanya lebih buruk dibanding mereka yang memiliki jarak dengan gadget-nya," kata dia.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, kebiasaan anak-anak bermain gawai terlalu lama dapat mengancam kesehatan sebab kebiasaan itu membuat anak kurang bergerak.

img_title
VoxPop.co.id
18 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut