Kenali Riwayat Penyakit Jantung dalam Keluarga

Ilustrasi detak jantung.
Sumber :
  • Pixabay/Inspiredpictures

VoxPop – Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan gangguan jantung. Beberapa faktor risiko dapat dikendalikan, namun ada juga faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Contohnya adalah faktor genetik, yang juga dikenal sebagai riwayat keluarga.

img_title Hipertensi Sebabkan Berbagai Masalah Serius dari Stroke hingga Gagal Ginjal

Orang yang memiliki riwayat gangguan jantung dalam keluarganya akan lebih berisiko terkena penyakit jantung. Sayangnya, tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut. Namun, belum tentu orang tersebut pasti akan terkena penyakit jantung. Lalu, bagaimana mengetahui seseorang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung?

"Faktanya, seseorang punya riwayat keluarga penyakit jantung, artinya keluarga satu level di atas seperti paman, tante, dan orang tua. Tidak sampai pada tahap nenek dan kakek atau generasi sebelumnya lagi," ujar spesialis jantung dan pembuluh darah, Prof. Dr. dr. Budhi Setianto, Sp.JP, kepada VoxPop.co.id ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.

img_title Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak hingga Teknik Penanganan Terbaru yang Minim Radiasi

Budhi menambahkan, indikasi riwayat keluarga harus benar-benar ada pada salah satu keluarga yang pernah alami penyakit tersebut.

"Kalau ada salah satu keluarga di level satu tingkat sebelumnya yang meninggal mendadak karena stroke atau serangan jantung, dia berarti positif punya riwayat keluarga. Kalau belum ada kejadiannya, berarti belum positif," papar Budhi.

img_title Penyakit Kronis Meningkat Layanan Kesehatan Dituntut Berubah Total, Seperti Apa?

Menurutnya, untuk mereka yang positif memiliki riwayat keluarga dengan masalah jantung, harus rutin lakukan cek medis sejak usia 45 tahun pada pria dan 55 tahun pada wanita. Hal ini untuk mencegah terjadinya serangan jantung atau stroke yang mendadak.

"Mereka yang punya faktor risiko harus rutin check-up di usia 45 tahun pada pria dan 55 tahun pada wanita. Kalau tidak ada faktor risiko, bisa dimulai dari usia sebelum 65 tahun," jelasnya.

Sorot jakarta macet

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Pagi Ini, Warga Diimbau Pakai Masker

Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026 pagi tercatat tidak sehat berdasarkan pembaruan dari IQAir sekitar pukul 05.00 WIB. Masyarakat diimbau pakai masker.

img_title
VoxPop.co.id
13 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut