Sambut Imlek, Seribu Bakpia Dibagikan di Malioboro

1.000 bakpia dibagikan untuk wisatawan di Malioboro.
Sumber :
  • VoxPop/Daru Waskita (Yogyakarta)

VoxPop – Menjelang perayaan Imlek, produsen bakpia berbagi makanan khas Yogyakarta ini di Jalan Malioboro, Rabu, 14 Februari 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

img_title Prabowo: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Membawa Kedamaian Bagi Kita Semua

Puluhan warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Yogyakarta menggunakan pakaian tradisional Tionghoa bernuansa merah ini bersiap memberikan 1.000 bakpia gratis.

Selain menyambut Imlek, kegiatan ini juga dilakukan bertepatan dengan tanggal 14 Februari yang merupakan Hari Kasih Sayang. Itu ternyata dilakukan untuk berbagi kasih bagi masyarakat Yogya dan juga wisatawan.

img_title Pesan Mendalam Menag Nasaruddin Umar di Imlek 2577: Singgung Keadilan dan Cara Atasi Kemiskinan

"Ini kejutan. Pertama datang ke Malioboro dapat gratis bakpia makanan khas Yogya," kata Tenti, wisatawan dari Makassar yang kebetulan berwisata ke Malioboro.

Tenti mengaku bakpia menjadi makanan khas yang wajib dibeli saat berkunjung ke Yogyakarta untuk oleh-oleh keluarga atau tetangga di Makassar.

img_title 12 Cara Mendatangkan Hoki di Tahun Baru Imlek: Tradisi yang Dipercaya Bawa Rezeki dan Kebahagiaan

"Wajib beli bakpia kalau pas berkunjung ke Yogya. Sering-sering sajalah acara bagi-bagi bakpia gratis," ujarnya.

Wisatawan asing juga tak ketinggalan mendapat bakpia gratis. Salah satunya adalah Bernard, wisatawan asal Inggris.

"Yogyakarta tetap aman dan nyaman," katanya.

Salah satu pengusaha bakpia asal Yogyakarta yang mempelopori pembagian 1.000 bakpia gratis, Benyamin Siek Fendy Sanjaya mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan kegembiraan karena sebentar lagi Imlek akan tiba.

"Imlek selalu jatuh pada bulan Februari dan bulan tersebut merupakan musim panen buah dan kita ingin berbagi rezeki dan kebahagiaan kepada masyarakat Yogya," ujar Sanjaya yang juga pemilik bakpia djaVa.

Pemberian bakpia gratis ini juga sangat tepat karena bersamaan dengan Hari Kasih Sayang. Yogyakarta yang sempat ternodai dengan aksi penyerangan gereja diharapkan segera pulih dan kasih sayang sesama warga Yogya tetap terjaga.

"Kita ingin juga menunjukkan bahwa Yogya itu aman untuk dikunjungi oleh wisatawan," katanya.

Sejarah Bakpia

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bakpia masuk ke Yogyakarta dibawa oleh seorang pria Tionghoa bernama Kwik Sun Kwok pada 1940-an. Ia mencoba berdagang jajanan khas Tionghoa yakni bakpia.

Semula bakpia merupakan piala berisi bak atau daging babi. Akan tetapi, masyarakat Jawa yang tidak mengonsumsi daging babi membuat makanan itu mengalami akulturasi. Isinya bukan lagi daging babi, melainkan kacang hijau.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut