4 Fakta Unik Soal Kebiasaan Ngemil Orang Indonesia
- Pixabay/ PublicDomainPictures
3. Camilan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
Emosional dan Mental Ternyata masyarakat Indonesia memerlukan ngemil untuk kebutuhan mental dan emosional, dibandingan sekadar mengenyangkan perut.
93 persen mengatakan bahwa ngemil dilakukan untuk meningkatkan suasana hati, 91 persen untuk menemukan momen tenang atau me-time dengan diri sendiri dan memberikan rasa nyaman.
Sementara hanya 84 persen responden yang mengatakan ngemil diperlukan untuk memberikan asupan untuk tubuh.
4. Ngemil untuk meningkatkan kebersamaan
Yang menarik, 23 persen Iebih tinggi dari rata-rata global, 86 persen responden mengatakan bahwa mereka mempergunakan momen ngemil untuk menciptakan kebersamaan dengan orang Iain. Tak hanya itu, masyarakat Indonesia melihat camilan sebagai sebuah medium untuk terhubung dengan dirinya sendiri dan juga budayanya.
Sekitar 59 persen responden 27 persen Iebih tinggi dari rata-rata global mengatakan bahwa mereka memiliki tradisi ngemil setiap harinya. Ternyata 68persen dari responden Indonesia percaya bahwa kebiasaan mengemil dapat mempertahankan tradisi keluarga.
Terkait fenomena ini, Erna menjelaskan, Masyarakat Indonesia sedari dulu menggunakan makanan atau camilan sebagai pencair suasana dalam momen kebersamaan, apalagi orang Indonesia memang merupakan masyarakat kolektif yang senang bersosialisasi. Jadi kata dia, sangat relevan bahwa menikmati camilan menjadi momen untuk menjadi Iebih terhubung dengan lingkungan sosialnya.
