Saat Para Barista Unjuk Kompetensi Pamer Kreativitas
- Istimewa
Kian maraknya tren menikmati kopi sebagai salah satu gaya hidup, tempat ngopi sebagai lokasi bertemu, serta makin banyaknya pecinta kopi, memang memunculkan banyak pergerakan positif dalam industri kopi tanah air. Salah satunya, semakin populernya profesi barista atau peracik dan penyaji minuman berbasis kopi. Profesi ini semakin dibutuhkan mengiringi lahirnya varian speciality coffee, yakni istilah yang didedikasikan pada biji kopi bercita rasa khusus karena dihasilkan di wilayah perkebunan beriklim mikro.
Saat ini, terdapat lebih dari 500 gerai kopi di Indonesia, yang didukung oleh para karyawan yang 70 persennya adalah barista. Melalui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.370 Tahun 2013, Barista dikategorikan sebagai sebuah profesi; suatu pekerjaan yang membutuhkan kompetensi berupa keterampilan dan keahlian khusus meracik dan menyajikan minuman berbasis kopi.
Jakarta Barista League 2022.
- Istimewa
Ajang kompetisi barista, menjadi salah satu pendorong peningkatan kompetensi tersebut, sehingga para barista semakin termotivasi untuk mengasah kemampuan dan mengembangan kreasi khususnya dalam meracik dan menyajikan minuman berbahan dasar kopi.
Kompetisi Jakarta Barista League 2022 akan berlangsung selama dua hari dengan kemasan acara layaknya sebuah liga, yakni para tim akan bertanding dan mengumpulkan poin terbesar untuk lolos ke tahapan selanjutnya. Kompetisi akan digelar menjadi satu rangkaian yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu 16 besar, Perempat Final, Semi Final, dan Final.
Setiap tim akan bertanding dalam 3 ronde dalam setiap babak hingga semi final. Tiga ronde tersebut berdasarkan kategori Barista skills, Sensory skills, dan Mystery challenge. Pemenang akan ditentukan dari jumlah poin tertinggi dari penjumlahan poin setiapnya rondenya.
Adapun para penilai adalah para pakar dan praktisi dalam industri kopi, yaitu Mirza Lukman dan Iwan Setiawan sebagai Head of Judges, serta Gusti Pba, Zikri Mubarak, dan Wahyu Naza selaku juri.
Selain kompetisi antar barista, dalam rangkaian acara yang sama juga akan diselenggarakan beberapa agenda lain terkait minuman kopi. Di antaranya, Coffee Talks, pre-event yang akan membahas mengenai manajemen bisnis kopi dan kondisi industri kopi di Indonesia. Para pembicara yang akan terlibat dalam acara bertema edukasi dan promosi kopi ini yakni Rinaldy Nurpratama (Founder of Dua Coffee), Andanu Prasetyo (Founder of Kopi Tuku), Irfan (Kiwari Farmers), serta komunitas Manual Brew Community dari Bandung Barista Indonesia.
