Pecinta Steak Jangan Cuma Tau Wagyu, Ada Black Angus yang Gak Kalah Lezat
- Salt & Sizzle.
JAKARTA – Tenderloin, rib eye, sirloin, wagyu, dan tomahawk, adalah beberapa jenis daging steak yang paling umum dipesan. Biasanya, pecinta steak tidak jauh-jauh memesan itu ketika mengunjungi restoran steak. Lalu, bagaimana dengan daging sapi Black Angus? Familiarkah di telinga kamu?
Ya, black angus atau sapi hitam merupakan salah satu jenis sapi berukuran besar yang berasal dari Skotlandia. Daging black angus bahkan digadang-gadang paling populer sebagai steak di daratan Eropa hingga Amerika. Lalu, bagaimana dengan rasa dan harganya? Yuk, scroll untuk tahu lebih lanjut.
Executive Chef Salt & Sizzle, Andita Biantoro, menjelaskan, sapi black angus sendiri diberi makan biji-bijian, sehingga membuat tekstur daging sapi jenis ini tidak kalah lembut dibanding yang lain.
Selain itu, sapi black angus juga memiliki karakter yang unik. Meski memiliki tubuh yang besar, namun karakter dagingnya menyerupai sapi wagyu asal Jepang. Yang tidak kalah menarik adalah, harganya jauh lebih terjangkau.
"Marbling-nya itu bisa menyamai wagyu, tapi harganya cenderung lebih murah. Jadi lebih terjangkau dibanding wagyu untuk para penikmat daging steak," ujar Chef Andita ditemui saat pembukaan steakhouse Salt & Sizzle di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Nah, Salt & Sizzle sendiri adalah salah satu restoran yang mencoba memperkenalkan black angus kepada para penikmat steak. Menu yang ditawarkan adalah Australian Black Angus.
"Ini steakhouse, kita mau nguatin di Australian Black Angus. Karena hampir semua orang gak tau soal angus, semua taunya wagyu. Padahal, ada daging yang gak terlalu mahal tapi rasanya masih enak," ungkapnya.
Lebih lanjut Chef Andita Biantoro menjelaskan bahwa setiap daging memiliki ciri khas masing-masing. Seperti A5 yang cenderung buttery, sehingga tidak bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak, yaitu hanya sekitar 100 gram. Namun, berbeda dengan black angus yang masih nikmat dikonsumsi hingga 200 gram.
Nah, untuk tingkat kematangan, Chef Andita Biantoro punya tips agar steak Australian Black Angus ini tetap terasa nikmat, hingga semua flavour-nya masih terasa di lidah.
