Buka Puasa dengan Menu ala Timur Tengah Dipadu Aneka Sambal Nusantara, Gimana Sensasinya?

Nasi goreng kambing kebuli.
Sumber :
  • Cookpad/Noer Indah Kumaladewi

JAKARTA – Menu-menu Timur Tengah kerap menjadi pilihan untuk berbuka puasa. Rasanya yang lezat berpadu dengan rempah-rempah, dinilai sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. 

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Namun, bukan orang Indonesia namanya jika menyantap makanan tanpa ada tambahan sambal. Apa pun menunya, sebagian besar orang Indonesia yang suka pedas, pasti akan menambahkan sambal ke atas hidangannya. Scroll untuk tahu info lengkapnya, yuk!

Nasi goreng kebuli menjadi salah satu menu khas Timur Tengah yang juga memiliki banyak penggemar di Indonesia. Lalu, sambal apa yang cocok dipadukan dengan nasi goreng kebuli, ya? 

img_title Tips Membawa Sambal di Pesawat agar Aman, Praktis, dan Tetap Estetik

Fariz Pinuji, Marketing Communication Manager PT Mora Boga Perkasa (Kompormie), memperkenalkan dua menu baru yaitu Nasi Goreng Kebuli dan Bakmi Laksa yang bisa dipesan selama bulan Ramadhan.

img_title Dongkrak Transaksi 15 Kali Lipat, Tokopedia-TikTok Shop Ungkap Kesuksesan Ramadhan Ekstra Seru 2026

“Nasi goreng kebuli dan bakmi laksa ini memang tidak khas Indonesia, tapi kita ngangkat Timur Tengahnya yang memang identik dengan Ramadhan. Kita memberikan inovasinya membuat flavor-nya yang kita kaitkan dengan bulan Ramadhan dengan ciri khasnya Kompormie,” ujar Fariz saat memperkenalkan dua menu tersebut sambil Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Kompormie Klender, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Namun, Fariz menjelaskan, nasi goreng kebuli dan bakmi laksa Kompormie pada dasarnya dibuat tidak pedas. Tapi jangan khawatir, jika kamu tidak bisa makan tanpa sambal, restoran ini menyediakan 6 pilihan sambal Nusantara. Ada apa saja?

“Kalau mau pedes, sambal roa cocok sama Bakmi Laksa kita. Jadi ada aroma-aroma ikan yang cocok kalo pengen ada rasa pedesnya,” kata dia.

“Kalo Nasi Goreng Kebuli sama rawit ijo cuka yang enak. Karena kan rawit ijo cuka itu pedesnya pedes seger jadi dengan nasi goreng kebuli. Ini karena aku gak terlalu suka yang strong rempah-rempah, itu yang balance-in antara rempah-rempah sama si sambelnya,” sambung dia. 

Sedangkan untuk bakmi laksa, Fariz merekomendasikan untuk dipadukan dengan sambal roa. Menurutnya, rasa kari dari kuah bakmi laksa ketika bertemu dengan rasa pedas dan aroma ikan roa, dirasa sangat cocok. 

Nah, jika kamu ingin menjajal selain dua sambal tersebut, restoran ini menyediakan 6 jenis sambal nusantara, yang juga bisa dipadukan dengan menu-menu bakmi, yng menjadi signature menu di Kompormie.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut