Nagita Slavina Dikritik Gara-gara Makan Bagel di Korea, Kenapa Disebut Tak Halal?
- Instagram @einsteinbros
3. Kekhawatiran isian
Roti lapis bagel dapat menggunakan daging haram (seperti bacon atau daging deli non-halal), serta olesan dan saus yang mengandung alkohol atau produk sampingan hewan non-halal. Untuk memastikan Anda mengonsumsi bagel halal, penting untuk memverifikasi sumber dan persiapan bahan-bahannya.
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mengidentifikasi pilihan toko roti yang ramah muslim ketika pergi ke luar negeri.
1. Periksa Sertifikasi Halal
Banyak toko roti dan toko bagel sekarang melayani konsumen halal dan memiliki sertifikasi halal untuk membuktikannya. Sertifikasi halal memastikan bahwa setiap bahan yang digunakan sesuai dengan hukum Islam. Misalnya, bagel dari perusahaan bersertifikat halal akan menghindari bahan non-halal, dan isian daging apa pun (seperti salmon asap atau kalkun) akan berasal dari hewan yang disembelih dengan benar.
2. Mintalah Daftar Bahan Bagel
Jika Anda tidak yakin apakah bagel halal, tanyakan daftar bahan di toko roti atau toko. Cari secara khusus bahan-bahan yang berpotensi bermasalah, seperti enzim yang berasal dari hewan, alkohol, atau penyebutan produk berbasis daging babi.
3. Pilih Varian Bagel Biasa atau Sederhana
Tetap berpegang pada bagel biasa atau wijen biasanya merupakan pilihan yang lebih aman, karena varietas ini cenderung tidak mengandung bahan-bahan non-halal. Hindari bagel dengan keju, adonan yang diresapi herbal, atau glasir khusus apa pun sampai Anda yakin itu halal.
4. Cari Merek Ramah Halal
Beberapa merek makanan besar menawarkan bagel bersertifikat halal, memudahkan umat Islam untuk menikmati roti sarapan favorit mereka tanpa khawatir.
