Lembutnya Tongseng Kambing Modern Versi Kota 'New York'

Tongseng Kambing, salah satu menu di Harlow Restaurant.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Putri Firdaus

VoxPop – Restoran di Jakarta semakin menjamur. Konsep yang dibawakan pun bermacam-macam. Tetapi tak jarang pula konsep yang dibawakan hampir serupa antara satu tempat dengan tempat lain. Dalam hal menu pun demikian.

img_title August Raih Prestasi Gemilang! Masuk Daftar 50 Restoran Terbaik Asia 2024

Nah, jika Anda menginginkan sesuatu yang beda, barangkali Anda bisa datang ke Harlow Brasserie and Bar yang ada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Restoran ini menyediakan aneka menu ala Barat dan Nusantara. Namun, sedikit bocoroan, menu khas Indonesia justru menjadi jawara di restoran ini.

Sedikit mengenai konsep restoran, kota New York adalah inspirasinya. Lukisan jembatan Brooklyn, lukisan sosok Jean Harlow menemani Anda saat bersantap. Nama restoran ini diambil dari nama belakang aktris kenamaan Negeri Paman Sam yang telah disebutkan tadi, Jean Harlow.

img_title Rayakan HUT Jakarta, Berikut 5 Rekomendasi Kuliner Lokal di Jakarta

"Harlow diambil dari nama artis tahun 1930-an. Kenapa? Karena karakternya yang playful, enerjik. Karakternya itu kami angkat, tuangkan dalam konsep resto, braserie dan bar. Karena New York, kota yang heterogen, kami gambarkan pada interior yang memadukan gaya Scandinavian dengan industrial di satu tempat," ujar Hendrik Eka. S, Chief Operating Office Harlow Brasserie and Bar kepada VoxPop.co.id, Senin, 23 Oktober 2017.

Tak hanya itu, keunikan restoran ini juga ada pada hiburannya. Di sini pengunjung akan dihibur dengan DJ yang masih memainkan piringan hitam. Ya, piringan hitam sudah termasuk langka saat ini.

img_title Sensasi Makan di Atas Udara Bakal Hadir di Jakarta

Untuk live music Anda akan dihibur dengan alunan piano, bass dan saxophone, sehingga Anda akan merasa berada di sebuah restoran fine-dining.

Harlow Restaurant.

"Jumat kita ada band dari jam 20.00, Sabtu ada DJ mulai jam 21.00. Genrenya lebih ke sexy house, hip hop, jazz, soul," tambahnya.

Untuk menu, Tong Shank alias tongseng adalah menu wajib coba pencinta kambing. Selain tidak beraroma prengus, daging kambing lembut seberat 600 gram disajikan utuh, tidak dipotong kecil-kecil seperti tongseng pada umumnya.

Kuahnya pun coklat pekat seperti semur, kaya rempah dan gurih dengan sumsum tulang kambing. Sangat nikmat disantap hangat saat hujan. Menu ini sangat direkomendasikan oleh para pengulas di sebuah situs ulasan kuliner.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut