Eksplor Dunia Seni Pacu Kreativitas Si Kecil, Ini Triknya Moms

Kreativitas anak
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Memacu kreativitas si kecil dapat bermanfaat untuk melatih kemampuan perkembangannya, baik itu dari sisi fisik maupun mental. Kendati begitu, banyak orang tua yang masih bingung dalam membuat kreativitas anak terasah, yang sebenarnya bisa dilakukan melalui hal sederhana.

img_title Ulang Tahun ke-85, Ibunda Sandiaga Uno Curahkan Perjalanan Hidup Lewat Buku

Salah satunya dengan mengajak si kecil ikut berpartisipasi dalam kegiatan gelaran pameran seni Erlangga Art Awards 2022 di Museum Nasional, Jakarta, dengan tema ‘Indonesia Negara Pemenang’ yang resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno. Menurutnya, berkunjung ke pameran seni dapat memantik jiwa seni si kecil, yang juga termasuk sebagai tren pariwisata saat ini.

"Pandemi COVID-19 memberi dampak bagi wisata indonesia tapi menciptakan tren baru. Tren pariwisata less touch, pariwisata berkualitas," kata Sandiaga Uno, dalam acara Erlangga Art Awards 2022, di Museum Nasional, Jakarta, Selasa 17 Mei 2022.

img_title Acara Budaya Lintas Negara di Jakarta Soroti Pertukaran Seni dan Interaksi Komunitas

Dikutip dari Verywell Family, Seni membantu anak kecil mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus. Keterampilan motorik halus sangat penting untuk kesiapan sekolah anak dan termasuk memberikan latihan dengan koordinasi tangan-mata; penggunaan tangan bilateral dan menggunakan tangan dan jari kecil untuk memegang spidol, krayon, dan kuas serta membuat coretan dan tanda. 

Menggunakan spidol, misalnya, dapat membantu anak mengembangkan pelacakan mata dengan mengikuti matanya saat menambahkan warna atau garis. Nantinya keterampilan ini akan memungkinkan anak membaca dari kiri ke kanan, membentuk huruf, dan bahkan menjumlahkan kolom angka!

img_title Strategi TikTok Dekatkan Segmen Budaya, Seni Klasik dan Pecinta Museum

Seni juga membantu anak-anak remaja untuk memiliki saat-saat untuk memahami sebab dan akibat melalui kesempatan berkreasi menggunakan metodologi Seni Proses - artinya anak-anak belajar sambil melakukan. Misalnya, seorang anak mungkin bereksperimen dengan warna dan berakhir dengan sesuatu yang terlihat berlumpur. 

Bahkan hasil yang tidak diinginkan pun menawarkan kesempatan bagi seorang anak untuk belajar sambil melakukan. Seni juga menekankan penguatan bahasa dalam membahas warna, bentuk, pola, dan semua aspek proses kreatif, termasuk bertanya dan menjawab pertanyaan.

"Dalam penjurian kita lihat, ada seni inovatif yang mengembangkan sesuatu. Ada juga seni yang keluar dari jalur konvensi, yaitu invektifness. Yang inovasi dan invektifness punya keunikan dan nilai sendiri yang membuat anak jadi agen perubahan. Seniman itu agent of change. Imajinasi bisa distimulasi dari seniman ke para ilmuwan dan di profesi wilayah teknologi untuk melihat imajinasi teknologi di masa depan," kata salah satu juri, Heri Dono, di kesempatan yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut