Survei: Hingga 56 Persen Kasus Ekploitasi Seksual Anak Tak Terungkap

Ilustrasi pencabulan anak di bawah umur.
Sumber :
  • Istimewa/Supriadi Maud/VoxPop.

Menurut korban, rendahnya pelaporan disebabkan oleh ketidaktahuan mengenai siapa yang dapat dihubungi atau diajak bicara, rasa bersalah, kekhawatiran tidak akan dimengerti, kekhawatiran akan mendapat masalah, rasa malu, dan kekhawatiran akan menimbulkan masalah bagi keluarga.

img_title 3 HP Murah untuk Pemasaran Digital 2026, Pilihan Terbaik agar Bisnis Tetap Produktif Tanpa Boros Anggaran

“Internet memberikan anak dan remaja kesempatan tidak terbatas untuk mengakses informasi, budaya, komunikasi, dan hiburan yang bisa memantik kreativitas dan memperluas wawasan mereka,” kata Pelaksana Tugas Perwakilan UNICEF Indonesia Robert Gass, dari keterangan pers UNICEF, Sabtu 23 Juli 2022.

“Namun, di balik peluang tersebut, terdapat risiko yang serius. Kita semua—orang tua, masyarakat, guru, platform digital, dan pemerintah--harus memahami ancaman eksploitasi dan perlakuan yang salah di dunia maya dan memprioritaskan keselamatan anak di internet,” tuturnya.

img_title Perkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography, Telkom Gelar Forum Kolaborasi Nasional

Disrupting Harm menyebutkan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan koordinasi dan mempertahankan upaya berbagai pemangku kepentingan dalam menguatkan perlindungan terhadap anak dari risiko eksploitasi seksual dan perlakuan yang salah di dunia maya.

Laporan ini juga menggarisbawahi pentingnya mengedukasi anak dan masyarakat tentang interaksi aman di internet serta pentingnya peran orang tua dan pengasuh dalam hal ini. Lebih jauh, laporan juga menyerukan aksi yang lebih tegas untuk memidanakan semua tindak eksploitasi seksual dan perlakuan yang salah di dunia maya melalui peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku di Indonesia.

img_title Tingkatkan Akses Keuangan, Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

“Pencegahan eksploitasi dan perlakuan yang salah terhadap anak di dunia maya sejalan dengan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang baru saja disahkan dan yang menyerukan agar semua anggota masyarakat mengambil langkah segera dan nyata untuk mencegah dan merespons kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di dunia maya,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Anak bermain HP atau gadget.

Photo :
  • Istimewa

Berdasarkan temuan-temuan kunci laporan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan UNICEF meluncurkan program Pencegahan Eksploitasi Seksual dan Perlakuan yang Salah terhadap Anak di Dunia Maya (OCSEA).

Kemitraan yang akan berjalan hingga tiga tahun ke depan ini hendak menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak di dunia maya. OCSEA juga meliputi kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan anak dan keluarga, pengumpulan bukti sebagai dasar kebijakan, advokasi dan pengembangan program, dan penguatan kebijakan, program, dan layanan perlindungan anak.

Telkom.

InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil

PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan semester pertama tahun 2026 dengan pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut