Dear Mom, Jangan Ragu untuk Kirim Anak ke Madrasah, Ini Alasannya
- ist
"Tujuan Kegiatan Jakarta Madrasah Competition (JMC) diadakan untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah. JMC menjadi ajang untuk mengukur sejauh mana proses pembelajaran telah berjalan efektif dan mengidentifikasi potensi siswa-siswi Madrasah," terang Adib.
Lebih dari itu, JMC juga bertujuan untuk menciptakan semangat kompetisi yang sehat di kalangan siswa.
"Dengan adanya kompetisi, siswa-siswi termotivasi untuk belajar lebih giat dan mengembangkan potensi diri. JMC juga menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mengasah berbagai kompetensi, baik akademik maupun non-akademik, seperti ilmu pengetahuan, seni, dan keterampilan," tambahnya.
Tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, JMC juga diharapkan dapat membantu dalam pembentukan karakter siswa, seperti sportivitas, kerja sama tim, dan rasa percaya diri. Adib menyampaikan harapannya agar ajang ini dapat menyebarkan semangat inovasi dan kreativitas di kalangan siswa.
"Menyebarkan semangat inovasi dan kreativitas: Melalui berbagai lomba yang diselenggarakan, JMC mendorong siswa-siswi untuk berinovasi dan berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah. Mempererat silaturahmi antar madrasah," jelas Adib.
Kerjasama antara JMC dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tahun ini menjadi salah satu langkah penting dalam memajukan pendidikan di madrasah. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat terbangun potensi generasi muda yang kuat dan mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
JMC tahun ini diikuti oleh 2.614 peserta, yang terdiri dari 1.570 siswa Madrasah Aliyah (MA), 771 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 273 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kerjasama antara JMC dan Bank Indonesia diharapkan dapat terus berlanjut demi mencapai prestasi dan membangun semangat generasi penerus bangsa.
Di lain pihak, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Dr. Abu Rokhmad, M.Ag., turut menyampaikan apresiasinya terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan tersebut melalui berbagai pencapaian dan prestasi.
“Caranya adalah dengan terus berprestasi dalam berbagai bidang. Dan jangan pernah puas dengan pencapaian prestasi kita,” tegasnya.
Lebih jauh, Abu Rokhmad mengajak para siswa madrasah untuk tidak merasa minder dan bangga menyebutkan nama madrasahnya.
“Jangan berkecil hati, sebut nama madrasahnya dan berbanggalah menjadi bagian dari madrasah,” tandasnya.
