Dampak Psikologis Hilangnya Sosok Ayah pada Kehidupan Anak
- Pixabay/White77
Selain itu, ia akan sangat mungkin mengalami kesulitan dalam intimacy dengan orang lain di masa depannya. Menurut penelitian, anak yang tumbuh besar tanpa ayah akan memiliki emosi kemarahan yang lebih besar dan mengembangkan tingkah laku sosialisasi yang tidak biasa. Ia akan lebih sulit mengekspresikan dirinya dan menjalin hubungan dengan orang lain. Di satu sisi, adanya kerapuhan dan takut penolakan hingga ia menutupi diri, di sisi lain ia mengharapkan adanya penerimaan yang tulus dari dunia di sekitarnya tetapi juga tidak tahu bagaimana harus bersikap terhadapnya.
Anak, kata Astrid, juga akan sangat mungkin mengalami masalah emosional atau tingkah laku yang berasal dari dampak peristiwa kehilangan sosok ayah dan macam-macam perubahan yang terjadi dalam keluarga. Karena rutinitas berubah, hal baru terjadi, sangat mungkin anak menjadi bingung, marah, dan emosi lainnya yang bercampur aduk jadi satu.
"Jika masalah emosional atau masalah tingkah lakunya tidak segera ditangani, akan membawanya pada masalah-masalah lain seperti misalnya masalah motivasi belajar, masalah sosialisasi, depresi, dan lainnya. Jika kehilangan ayah terjadi tiba-tiba dengan intensi konflik atau emosi yang cukup tinggi dan anak berada di tengah kejadian, sebagian anak bisa jadi mengalami trauma," imbuhnya.
