Penggiling Daging Hingga Gergaji Mesin, Ini yang Ditemukan Polisi di TKP Pembunuhan Abby Choi

Abby Choi.
Sumber :
  • Instagram @xxabbyc

VoxPop Showbiz – Nasib mengerikan yang dialami model dan influencer Hong Kong, Abby Choi tentu mengagetkan. Wanita cantik berusia 28 tahun itu hilang pada Selasa pekan lalu. Dua hari kemudian, bagian tubuhnya yang terpotong-potong ditemukan di lemari es di sebuah rumah di distrik kota Tai Po.

img_title Pengakuan Mengejutkan Tukang Piscok Pelaku Mutilasi di Depok, Ternyata Gay

Tetapi para penyelidik mengatakan kejahatan itu tidak dilakukan dalam kemarahan atau terjadi secara tiba-tiba, menambahkan bahwa rencana yang cermat telah dibuat beberapa minggu sebelumnya untuk membuatnya menghilang, melansir Independent.

Pada 14 Februari 2023, Choi memposting beberapa foto di Instagram-nya, berpose di balkon menghadap cakrawala Paris dan makan bersama teman-teman. "Dari Hong Kong hingga sampul L'Officiel Monaco, perjalanan saya sebagai ikon gaya terus berlanjut. Bersyukur atas pengakuan ini dan dukungan yang terus berlanjut selama ini," katanya di postingan tersebut.

img_title Pelaku Mutilasi di Depok Ternyata Tukang Piscok di Stasiun Pocin! Jual Motor Korban Usai Beraksi

Kulkas tempat ditemukannya mayat Abby Choi

Photo :
  • MustShareNews

Tapi, mantan suaminya Alex Kwong Kong-chi dan dua anggota keluarganya sudah berencana untuk membunuh model itu ketika dia kembali dari Paris, kata para penyelidik.

img_title Ini Tampang Saepul! Pelaku Mutilasi Sadis di Depok yang Buang Jasad Korban ke Dalam Karung

Lalu, menurut laporan, Choi terakhir terlihat di perumahan mewah di Kadoorie Hill eksklusif kota di daerah Ho Man Tin Selasa lalu, sesuai laporan di South China Morning Post (SCMP). Video yang terekam di CCTV yang dipasang di tempat itu kemudian menunjukkan dia dijemput di perkebunan dengan mobil tujuh tempat duduk yang dikemudikan oleh mantan saudara iparnya, yang bekerja sebagai sopirnya. Setelah itu, Choi menghilang.

Polisi Hong Kong mengerahkan lebih dari 150 detektif untuk mencari tahu keberadaan model tersebut. Mereka memusatkan perhatian pada desa Tai Po setelah memeriksa catatan dari GPS kendaraan tujuh tempat duduk itu.

SCMP mengatakan para petugas melakukan wawancara dari pintu ke pintu di desa tersebut dan menganalisis rekaman video dari rumah-rumah lokal dan kamera dasbor kendaraan dan mengidentifikasi sebuah bangunan tiga lantai sebagai tempat kejadian perkara TKP.

Para detektif menemukan alat-alat yang digunakan untuk memotong-motong tubuh manusia di TKP, antara lain penggiling daging, gergaji mesin, jas hujan panjang, sarung tangan, dan masker.

Kemudian mulailah pencarian bagian tubuhnya. Sementara kaki ditemukan di dalam lemari es di flat, kepala "tanpa kulit atau daging" ditemukan dari panci besar berisi sup dan sisa-sisa manusia. Kini polisi masih mencari tubuh dan tangannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut