Nyanyi saat Launching Album Religi Ustaz Salman, Sandiaga Uno Disambut Neno Warisman
- Muhammad AR (Bogor)
Menurut Salman, album ini dibuat oleh tiga hati yang sederhana ingin berdakwah sepenuhnya sehingga kendala studio dan peralatan murah bahkan tanpa biaya melainkan hanya sekedar makan saja dan sesekali ongkos pulang.
Bagi musisi handal seperti Tomi dan Ippho tentu bukanlah hal yang mudah dan menarik. Tetapi mereka jalani karena kecintaan kepada dakwah dan karena menghargai derasnya bakat dan kemauan serta kemampuan Ustadz Salman dalam mewujudkan impiannya Berdakwah melalui lagu.
"Jadilah album Jernih, karena memang hanya kejernihan yang akan dirasakan ketika satu demi satu lagu-lagu ini ditembangkan. Maka harapan kami, lagu ini dapat menjernihkan hati manusia dan semakin banyak yang menyanyikannya dengan berbagai versi, semakin luas dinyanyikan di mana mana, semakin bahagia dan menebar manfaat," ungkap Salman di sela-sela obrolan.
Ustaz Salman yang merupaman alumni terbaik dari Saulatiyah Mekkah Al Mukarromah, itu akan terus berkarya melalui syair-syairnya, Karena di dalam darahnya ada mengalir bakat yang terwaris dari Ayahanda Abdul Hamid yang selalu sangat dirindukan karena Ayah Abdul Hammid telah berpulang pada saat usianya masih 6 tahun. Selain bermusik, Ustaz Salman mewujudkan mimpi pendidikan untuk anak anak yatim, dhuafa yang ia namakan Ksatria mulia tangguh mandiri di Ruhama Al Fajar.
Dalam memimpin Ruhama Al Fajar, ia senantiasa menggaungkan nilai-nilai Entrepreuneur Ourani, Karakter Nabawi (EOKN), Ustaz Salman menetapkan keberbakatan setiap santrinya dalam segala bidang adalah perjuangan yang harus dibantu oleh semua orang yang menginginkan lahirnya entrepreuneur-entrepreneur dari kalangan santri.
