Ersa Mayori dan Shahnaz Haque Akui Didik Anak di Era Digital Penuh Tantangan, Begini Cara Mereka Hadapinya
- Komite.
"Jadi kita juga harus mengenal anak kita ada di tipe yang mana," ujar Shahnaz.
Hal penting ini karena menurut Shahnaz bisa membuat anak kita terhindar dari cyber bullying.
"Dengan perlakuan yang tepat kita bisa membuat anak lebih nyaman dan terhindar dari cyber bullying. Misal anak visual dia lebih suka melihat atau membaca ketimbang mendengar. Jadi misal kalau kita mau Whatsapp, anak kita lebih suka di-chat ketimbang ditelpon. Beda dengan tipe auditory, dia lebih suka ditelepon atau menggunakan voice note. Ada lagi tipe anak yang kinestetik yaitu anak yang aktif bergerak. Biasanya kalau anak seperti ini lebih baik kita biarkan dan awasi sehingga dia bisa belajar dari kesalahannya sendiri ketimbang kita larang," beber Shahnaz.
Di sisi lain, Indah selaku Ketua Komite SD Muhammadiyah 5 Kebayoran Baru, mengatakan, kegiatan ini digelar tidak hanya sebagai bentuk support untuk anak tapi juga untuk ayah bunda.
“Maka dari itu kami menghadirkan seminar membangun fondasi dan karakter anak ini,” imbuhnya.
“Kegiatan parenting kerjasama sekolah dan komite yang dihadiri para guru, orang tua dan juga masyarakat adalah bentuk kerjasama maksimal semua pihak dalam rangka melahirkan generasi emas," tambah Kepala Sekolah Bpk. Ali Yusuf Syakir.
