Deretan Selebriti Gelar Pernikahan Mewah Berakhir Cerai, Terbaru Isu Tasya Farasya
- Istimewa
VoxPop – Dalam gemerlap dunia hiburan Indonesia, pernikahan selebriti sering kali menjadi panggung megah yang memukau publik, lengkap dengan gaun desainer, venue eksklusif, dan undangan selebriti lainnya. Namun, di balik kemewahan itu, tak sedikit kisah cinta yang berakhir tragis dengan perceraian, meninggalkan pelajaran berharga tentang kerapuhan ikatan pernikahan di tengah sorotan media dan tekanan kehidupan selebriti.
Tren ini semakin terlihat pada 2025, di mana deretan pasangan artis yang dulu digelar dengan anggaran fantastis kini menjadi headline karena proses hukum perceraian mereka.
Kisah-kisah ini bukan hanya gosip semata, melainkan cerminan dinamika rumah tangga yang dipengaruhi faktor eksternal seperti perselingkuhan, konflik keluarga, hingga tuntutan karier yang tak henti-hentinya.
Mulai dari Rachel Vennya dan Niko Al Hakim hingga isu terkini Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, berikut ini adalah sederet selebriti yang gelar acara pernikahan mewah tapi berujung pada kabar tak sedap bahkan perceraian, seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim
Pernikahan Rachel Vennya dan Niko Al Hakim pada 2017 menjadi salah satu acara paling mewah di kalangan selebgram saat itu. Digelar di sebuah ballroom hotel bintang lima di Jakarta, pesta tersebut menghabiskan biaya hingga miliaran rupiah, dengan dekorasi bertema floral yang megah dan hiburan live dari artis ternama.
Rachel, yang dikenal sebagai influencer kecantikan dengan jutaan pengikut, tampil anggun dalam gaun rancangan desainer lokal terkenal, sementara Niko, pengusaha muda yang sukses di bidang properti, melengkapi kemewahan itu dengan cincin kawin berlian berkilau.
Undangan mencapai 500 orang, termasuk rekan sesama influencer dan tokoh bisnis, menjadikan acara itu sebagai simbol status sosial mereka. Sayangnya, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Hanya tiga tahun kemudian, pada Februari 2021, Rachel mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 381/PdtG/2021/PAJS.
Proses mediasi gagal, dan perceraian resmi diputuskan pada 16 Februari 2021. Alasan utama yang terungkap kemudian adalah kesalahan berulang dari Niko, yang Rachel sebut sebagai "trauma" yang menumpuk, meskipun keduanya menyangkal adanya perselingkuhan dari pihak ketiga.
