Rezeki Lancar Padahal Tak Pernah Salat dan Zakat? Buya Yahya Ungkap Bahaya Istidraj, Nikmat yang Bisa Jadi Azab
Senin, 6 Oktober 2025 - 21:20 WIB
Sumber :
- Istimewa
Kemenag menegaskan, istidraj bukanlah ujian dalam bentuk musibah, melainkan ujian yang dibungkus dengan kenikmatan. Justru karena nikmat itu, seseorang menjadi semakin lalai, sombong, dan enggan bertobat.
Baca Juga
Ciri-Ciri Seseorang yang Mengalami Istidraj
Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam berhati-hati terhadap tanda-tanda istidraj. Beberapa cirinya dapat dikenali sebagai berikut:
- Nikmat dunia semakin bertambah, tetapi keimanan semakin menurun. Orang yang terkena istidraj kerap merasakan peningkatan rezeki dan kemudahan dunia, namun hatinya semakin jauh dari Allah.
- Tetap mendapat kemudahan hidup meski bermaksiat. Ia terus melakukan dosa, tetapi hidupnya seolah tanpa hambatan.
- Rezeki lancar walau lalai ibadah. Shalat ditinggalkan, zakat diabaikan, namun usahanya justru makin berkembang.
- Semakin kaya, tetapi semakin kikir. Harta yang berlimpah tidak membuatnya dermawan. Sebaliknya, ia makin pelit dan sombong.
- Jarang sakit, tetapi hatinya keras. Secara fisik tampak sehat dan kuat, namun hatinya tertutup dari kebaikan dan nasihat.
Bagaimana Terhindar dari Istidraj?
Baca Juga
Buya Yahya mengajarkan agar umat Islam selalu introspeksi diri. Jika hidup terasa mudah dan penuh kenikmatan, namun ibadah semakin jarang, maka sebaiknya segera beristighfar dan memperbaiki diri.
“Kalau engkau diberi nikmat tapi masih maksiat, jangan bangga. Itu bisa jadi Allah sedang menjauhimu. Maka segeralah kembali sebelum nikmat itu menjadi azab,” pesan Buya Yahya.
Tak Ada Keberkahan dalam Tipu Daya, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Besar Mencari Rezeki Hasil Menipu
Untuk menjemput rezeki tersebut, manusia berkewajiban berikhtiar diiringi dengan doa. Namun perlu hati-hati dalam mencari nafkah agar tidak terjebak penipuan
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
