Makna Religius di Balik Tepuk Sakinah: Antara Kasih Sayang dan Keimanan

Ilustrasi tepuk tangan
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Fenomena Tepuk Sakinah tengah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial Indonesia. Awalnya muncul sebagai bagian dari kegiatan pembinaan pranikah dan program ketahanan keluarga dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kini tepuk ini viral karena dianggap menyentuh nilai-nilai keagamaan dan kasih sayang dalam rumah tangga.

img_title 7 Jenis Robot yang Sudah Digunakan Saat Ini, dari Rumah Tangga hingga Industri Berteknologi Tinggi

Namun, di balik gerak sederhana dan liriknya yang ringan, Tepuk Sakinah ternyata menyimpan makna religius yang mendalam, mencerminkan keharmonisan antara kasih sayang dan keimanan dalam kehidupan berumah tangga.

Ilustrasi tepuk tangan

Photo :
  • Freepik

Asal-usul Tepuk Sakinah

img_title Ikhtiar Menanti Kehadiran Buah Hati, Amalkan Doa Memohon Keturunan agar Segera Terjawab

Wali kota Tegal, Dedy Yon Supriyono Tepuk Sakinah di depan Jokowi

Photo :
  • TikTok @raamms_

Tepuk Sakinah pertama kali diperkenalkan dalam kegiatan edukatif bertema keluarga sakinah. Istilah “sakinah” sendiri berasal dari bahasa Arab سَكِينَةٌ yang berarti ketenangan, kedamaian, dan rasa tenteram. Dalam Islam, kata ini sering dikaitkan dengan rumah tangga yang dibangun atas dasar cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah), sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 21:

img_title Pasangan Shio yang Paling Sering Tidak Cocok, Bisa Picu Konflik dalam Hubungan

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih dan sayang.”

Konsep ini kemudian diangkat menjadi simbol dalam Tepuk Sakinah gerakan sederhana yang sarat pesan moral, menanamkan nilai cinta, hormat, dan tanggung jawab antara suami dan istri.

Isi dan Pesan di Balik Gerakan Tepuk Sakinah

Gerakan dalam Tepuk Sakinah bukan sekadar tepukan tangan biasa. Ia mengandung simbol-simbol komunikasi emosional dan spiritual antara pasangan. Misalnya, gerakan saling menepuk tangan diiringi kalimat “Sakinah mawaddah warahmah” mencerminkan pentingnya saling mendukung dan menghargai peran satu sama lain.

Pesan religius yang diusung dalam Tepuk Sakinah mengajarkan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak hanya dibangun atas dasar materi, tetapi juga nilai keimanan. Rumah tangga yang penuh cinta dan kasih sayang akan menjadi tempat tumbuhnya generasi berakhlak mulia. Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya komunikasi, empati, dan kesabaran dalam kehidupan berpasangan.

Dari Edukasi Menjadi Fenomena Sosial

Menariknya, Tepuk Sakinah kini tidak hanya digunakan dalam kegiatan keagamaan atau pranikah, tetapi juga diadopsi dalam kegiatan sosial dan pendidikan, termasuk oleh komunitas muda. Banyak pasangan muda yang menganggapnya sebagai bentuk ekspresi cinta yang positif dan Islami.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut