Cerita Pilu Acha Septriasa Hadapi Sidang Cerai: Ke Pengadilan Naik Taksi Sendiri, Gak Didampingi Keluarga

Acha Septriasa.
Sumber :
  • Instagram @septriasaacha

Jakarta, VoxPop – Di balik senyum lembut dan aura tenang seorang Acha Septriasa, tersimpan fase hidup yang tak pernah ia bayangkan: menghadapi sidang putusan cerai seorang diri, tanpa pendamping, bahkan tanpa keluarga.

img_title Digosipkan Dekat dengan Baim Wong, Acha Septriasa: Kita Sebenarnya Udah Lama...

Dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo, Acha akhirnya membuka kisah paling personal sekaligus berat dalam hidupnya. Ia mengisahkan momen ketika hakim memberikan kesempatan terakhir bagi dirinya untuk berpikir kembali sebelum palu diketuk. Scroll untuk tahu tahu cerita lengkapnya, yuk!

“Hakim sempat bilang, ‘Kalau sudah ketok palu, nggak bisa dicabut lagi ya.’ Terus beliau bilang, ‘Kalau mau keluar dulu, ambil napas lima menit, saya tungguin,” cerita Acha dikutip Jumat 31 Oktober 2025. 

img_title 'Suamiku Lukaku': Debut Film Romelu Lukaku yang Bikin Fans Inter Milan dan Chelsea Trauma Lagi

Saat itu, Acha berada di titik yang mungkin menjadi pergulatan terbesar dalam hidupnya. Bukan hanya soal perpisahan, tapi juga tentang menerima kenyataan bahwa ia harus melangkah sendirian.

“Sedih, nangis. Tapi akhirnya aku bilang, ‘Saya sudah yakin.’ Terus… ‘tek dek dek’. Dan itu udah nggak bisa diapa-apain lagi,” kenangnya lirih.

img_title Cara Dapat Tiket Beli 1 Gratis 1 Film Titip Bunda di Surga-Mu, Sudah Tayang di Bioskop!

Ironisnya, justru setelah palu dipukul, kesedihan paling dalam menyergap. Momen itulah yang menyadarkannya bahwa ia resmi memasuki babak hidup baru — tanpa pasangan.

Menyimpan Luka di Balik Senyum Publik

Di tengah proses perceraian, Acha tetap menjalani jadwal padat sebagai aktris. Selama lima bulan promosi film, ia menutup rapat situasi rumah tangganya.

“Ketemu media terus, ketemu artis… enggak ada yang tahu. Aku simpan sendiri,” ungkapnya.

Tak ada air mata di depan kamera. Tak ada curahan hati di ruang publik. Semua ditahan, agar karier tetap berjalan, agar dunia tetap melihat Acha yang tegar.

Datang ke Pengadilan Menggunakan Taksi

Puncaknya tiba pada 19 Mei 2025 — hari sidang pertama. Alih-alih datang bersama keluarga atau kuasa yang menyokong secara emosional, Acha memilih pergi sendirian.

“Aku ke tempat sidang naik taksi. Saking nggak mau ada orang yang tahu… bahkan keluarga. Ini keputusanku, jadi aku pergi sendiri,” ucapnya.

Bahkan ia telah menyiapkan kalimat bila bertemu wartawan: “Mohon doanya aja.”

Sebuah jawaban sederhana, tapi menyimpan keteguhan hati yang besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut