Komentari Kasus Pasutri Tumbler, OCD Deddy Corbuzier Terganggu Gegara Hal Ini

Deddy Corbuzier
Sumber :
  • IG @mastercorbuzier

Jakarta, VoxPop – Viral masalah tumbler Tuku yang hilang di KRL Commuter Line milik salah satu penumpang wanita bernama Anita Dewi, kini menjadi sorotan banyak orang. Hal ini terjadi karena kelalaian Anita sendiri, namun banyak orang dirugikan termasuk petugas keamanan kereta yang terancam dipecat dari pekerjaannya.

img_title Deddy Corbuzier Tersentuh Tangisan Anak Korban Pengeroyokan di Bali, Langsung Beri Tawaran Ini

Menanggapi masalah yang viral ini, Deddy Corbuzier ikut memberikan komentar. Pasangan suami istri, Anita dan Alvin Harris Setiadi, itu telah membuat video klarifikasi dan permohonan maaf atas kegaduhan yang mereka perbuat. Scroll lebih lanjut yuk!

Namun, Deddy Corbuzier seolah tidak mempedulikan hal tersebut. Setelah menonton video klarifikasi itu, Deddy Corbuzier justru terganggu dengan suatu hal yakni saklar rumah Anita dan Harris yang ikut terekam dalam video.

img_title Ternyata Sekolah ke Korea Jadi Cara Sabrina Chairunnisa Latihan Hidup Tanpa Deddy Corbuzier

"Gue lebih masalah dengan saklar lampu rumah lu sih sebenarnya," kata Deddy Corbuzier, mengutip video TikToknya, Jumat 28 November 2025. 

Deddy Corbuzier sangat teliti melihat ada saklar lampu yang posisinya miring di tembok rumah pasutri tumbler tersebut. 

img_title Starbucks Korea Tutup Seluruh Gerainya Pekan Depan, Imbas Promosi yang Picu Kemarahan Publik

Sebagai orang yang mengalami gangguan Obsessive-Compulsive Disorder atau OCD, Deddy Corbuzier mengaku terganggu dengan hal tersebut.

"Nomor dua dari kanan, miring. Sumpah miring. Gua OCD banget," tegas Deddy Corbuzier. 

Sang mentalis lantas meminta Anita dan Alvin segera memperbaiki letak saklar lampu tersebut. Deddy Corbuzier seolah tidak mempedulikan isi klarifikasi pasangan itu tentang masalah tumbler yang viral.

"Lebih baik benerin, benerin!" Ujar Deddy Corbuzier.

Update Kasus Tumbler

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah cepat dengan menggelar mediasi secara kekeluargaan untuk meredam polemik terkait hilangnya tumbler Tuku di rangkaian KRL Commuter Line, yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di media sosial. 

Sebagai penengah, KAI mempertemukan seluruh pihak terkait di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, pada Kamis malam, 27 November 2025.

Upaya mediasi tersebut ditempuh setelah mencuat kabar mengenai pemberhentian Argi Budiansyah, petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung yang menerima tas milik Anita Dewi, pemilik tumbler tersebut. Situasi ini menimbulkan kegaduhan publik, sehingga KAI menegaskan bahwa pertemuan dilakukan untuk mencegah kesalahpahaman akibat beredarnya informasi yang tidak tepat di dunia maya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut