Aurelie Moeremans Ungkap Kisah Child Grooming Lewat Buku, Akun Instagramnya Justru Kerap Diretas

Aurelie Moeremans.
Sumber :
  • Instagram @aurelie

VoxPop – Aktris Aurelie Moeremans tengah menjadi perhatian publik setelah mengungkap bahwa akun Instagram khusus untuk buku memoirnya, Broken Strings, kembali menghilang akibat peretasan. Peristiwa ini terjadi di saat buku tersebut semakin banyak diperbincangkan karena memuat pengalaman pribadinya sebagai korban child grooming dan kekerasan seksual yang dialami sejak usia remaja.

img_title Aurelie Moeremans Soroti Kasus YTR, Ungkap Pola Toxic Relationship Mirip Pengalaman Pribadi

Melalui Broken Strings, Aurelie secara terbuka membagikan kisah kelam yang selama bertahun-tahun ia pendam. Buku ini menjadi ruang baginya untuk menyuarakan pengalaman traumatis yang dialami saat berusia 15 tahun, ketika dirinya terjebak dalam hubungan tidak sehat dengan sosok yang lebih dewasa. Kisah tersebut ditulis bukan untuk mencari sensasi, melainkan sebagai bentuk penyembuhan diri sekaligus peringatan bagi masyarakat. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Aurelie Moeremans

Photo :
  • IG @aurelie
img_title Broken Strings Difilmkan, Penasaran Siapa yang Bakal Jadi Bobby Si Sosok Misterius?

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap buku tersebut, Aurelie justru harus menghadapi gangguan digital. Akun Instagram yang dibuat khusus untuk mempromosikan dan membahas Broken Strings dilaporkan kembali diserang peretas. Menanggapi hal itu, Aurelie menyampaikan pesan tegas melalui media sosialnya.

“Buat kamu yang suka ngehack, kamu bisa ngilangin akun buku aku, tapi ngga bisa ngilangin cerita aku,” tulisnya yang dikutip pada Minggu, 11 Januari 2026.

img_title Ini Alasan Aurelie Moeremans Nekat Angkat Broken Strings ke Layar Lebar

Buku tersebut sendiri menggambarkan dengan detail bagaimana proses child grooming bisa terjadi secara halus dan sering kali tidak disadari korban. Hubungan yang awalnya tampak penuh perhatian perlahan berubah menjadi manipulasi emosional, kontrol berlebihan, hingga tindak kekerasan. Aurelie juga mengungkap adanya kekerasan fisik serta pengambilan dan penyebaran foto pribadi secara paksa.

Salah satu penggalan memoirnya memperlihatkan betapa dalam luka psikologis yang masih ia rasakan hingga kini. Sebenarnya, Aurelie pernah menyinggung pengalaman ini secara singkat di Facebook sekitar tahun 2013. Namun melalui buku ini, ia akhirnya menyampaikan cerita secara utuh dari sudut pandang korban. 

Dalam bukunya, pelaku digambarkan sebagai sosok yang memanfaatkan kerentanan emosional remaja yang sedang mencari jati diri. Ironisnya, sosok tersebut disebut masih berkeliaran di dunia hiburan hingga saat ini.

Aurelie Moeremans.

Aurelie Moeremans Geram YTR Masih Dicari Kesalahannya Meski Jadi Korban, Singgung soal Hal Ini

Aurelie Moeremans geram melihat YTR masih disalahkan meski menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan. Ia menyoroti bahaya victim blaming. Simak selengkapnya.

img_title
VoxPop.co.id
27 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut