Deretan Ulama yang 'Tentang' Pernikahan Siri Inara Rusli-Insanul Fahmi, Kompak Sebut Tidak Sah!

Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Instagram @khalidbasalamahofficial

Jakarta, VoxPop – Polemik pernikahan siri antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi terus menuai respons, termasuk dari kalangan tokoh agama. Kali ini, Ustaz Derry Sulaiman angkat bicara menanggapi pernyataan Inara yang menyebut pernikahan sirinya sah karena dirinya berstatus janda sehingga tidak memerlukan wali nikah.

img_title 5 Kasus Artis Paling Kontroversial di Bulan Juli dalam 10 Tahun, Masih Ingat?

Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan Inara Rusli saat menjadi tamu dalam podcast Denny Sumargo. Dalam perbincangan itu, Inara mengungkapkan pemahaman yang ia miliki saat memutuskan menikah siri dengan Insanul Fahmi. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

"Jadi aku pikir, yang aku tahu saat itu adalah aku ini kan seorang janda, nah seorang janda itu gak wajib ada wali. Itu yang aku pahami saat itu," kata Inara.

img_title Richard Lee Bongkar 2 Ustaz yang Tetap Kasih Dukungan saat Status Mualafnya Diragukan

Namun, pandangan tersebut langsung diluruskan oleh Ustaz Derry Sulaiman. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menegaskan bahwa keberadaan wali tetap menjadi syarat mutlak dalam pernikahan, termasuk bagi seorang janda.

"Tak ada pernikahan tanpa wali," kata ustaz Derry Sulaiman, dikutip Rabu 14 Januari 2026. 

img_title Rupiah Anjlok dan BBM Non-Subsidi Naik, Apa yang Harus Dilakukan? Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah

Tak hanya memberikan bantahan, Ustaz Derry juga menyampaikan pesan peringatan, khususnya kepada para perempuan berstatus janda agar lebih berhati-hati ketika diajak menikah secara siri. Ia menekankan pentingnya memastikan kejelasan status calon pasangan sebelum mengambil keputusan besar.

"Jadi teman-teman sekalian ya yang janda-janda, kalian jangan bodoh-bodoh jadi orang, jangan mau dirayu sama laki-laki ganteng, nampaknya banyak duitnya, mapan," tuturnya lagi.

Ia juga mengingatkan agar proses pernikahan tidak dilakukan secara terburu-buru dan tetap melibatkan keluarga sebagai pelindung.

"Cek dulu, istikarah dulu. Ada tim mata-mata kalian, dia udah punya istri apa belum? Ditabayunkan dulu. Kalau diajak buru-buru kebelet kawin, jangan (mau). Ngomong sama walimu, sama ayahmu. Kalau ayahmu sudah tidak ada, sama pamanmu, sama kakekmu, sama saudara laki-lakimu," lanjutnya.

Ustaz Derry bahkan mengaitkan penjelasannya dengan ceramah lama Ustaz Khalid Basalamah yang membahas pentingnya wali nikah bagi janda. Menurutnya, wali bukan sekadar formalitas, melainkan pihak yang memiliki tanggung jawab melindungi perempuan.

"Kalau kalian menikah tanpa wali siapa yang mau jaga kalian nanti? Kalau laki-laki itu tak benar, tidak bertanggung jawab. Di Indonesia telah tercatat di dalam kompilasi hukum Islam, bahwasanya syarat rukun wajibnya menikah itu salah satu adanya wali," paparnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut