Bantah Tudingan Pelecehan Sesama Jenis, Syekh Ahmad Al Misry: Hati-hati Lisanmu Pada Ulama!

Syekh Ahmad Al Misry
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, VoxPop – Nama Syekh Ahmad Al Misry belakangan ini tengah menjadi sorotan publik setelah dirinya ramai diperbincangkan di media sosial karena terseret dalam isu yang berkaitan dengan Ustaz berinisial SAM, yang telah dilaporkan terkait dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap salah satu santrinya.

img_title Detik-detik Ustaz Meninggal Dunia Saat Ceramah, Sempat Sebut Nama Nabi Muhammad Sebelum Terjatuh

Situasi tersebut menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial. Bahkan, sejumlah pihak juga mulai mengaitkan Syekh Ahmad Al Misry dengan sosok kreator konten sekaligus pendiri perguruan Pencak Silat Garuda Indonesia (PSGI), Herri Pras. Scroll lebih lanjut yuk!

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Herri Pras diketahui pernah menyebut bahwa Syekh Ahmad Al Misry merupakan gurunya.

img_title Sempat Terseret Isu Pencabulan SAM, Ustaz Solmed Ngaku Makin Ramai Job

Menanggapi kabar yang beredar luas tersebut, Syekh Ahmad Al Misry akhirnya memberikan klarifikasi secara langsung melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya. Dalam video yang diunggah, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan sebagai guru dengan Herri Pras seperti yang selama ini beredar.

"Assalamualaikum, saya Syekh Ahmad Al Misry menyampaikan bahwasannya saya bukan guru dari Mas Herri Pras," kata Syekh Ahmad Al Misry, dikutip Selasa 17 Maret 2026.

img_title TERPOPULER: Anak Deddy Dores Bikin Geger Mau Jual Mata, Awal Mula Ahmad Al Misry Bisa Dipanggil Syekh

Melalui pernyataannya itu, Syekh Ahmad Al Misry sekaligus meluruskan berbagai informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta. Ia juga menegaskan bahwa dalam kehidupannya, ia selalu menjunjung tinggi sikap menghormati para ulama.

"Dan saya sangat hormat kepada para ulama, ini manhaj saya untuk menghormati para ulama karena daging para ulama itu beracun," sambungnya.

Lebih lanjut, Syekh Ahmad Al Misry juga menegaskan bahwa dirinya tidak bertanggung jawab atas berbagai pernyataan yang beredar di luar apa yang telah ia sampaikan secara langsung kepada publik. 

Ia berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Maka kalau ada hal-hal di luar ini yang saya sampaikan bukan tanggung jawab saya, semoga Allah berkahi kita semua. Dan teman-teman ikhwah yang saya cintai karena Allah, jangan menyebarkan hoaks atau fitnah sebelum kita tabayyun terlebih dahulu," ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan agar masyarakat tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpecah oleh informasi yang belum terverifikasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut