Bukan di Panggung, Rhoma Irama Pilih Cara Ini Buat Rayakan Ramadhan
- IG @rhoma_official
Depok, VoxPop – Nama Rhoma Irama kembali jadi perbincangan, bukan karena panggung megah atau rilisan musik terbaru, melainkan lewat momen sederhana yang justru terasa begitu hangat di bulan Ramadhan.
Di markas Soneta Record di Depok, suasana berbeda terlihat pada pertengahan Ramadhan lalu. Raja Dangdut itu menggelar buka puasa bersama yang mempertemukan berbagai kalangan—mulai dari mitra pengemudi, kreator konten, hingga anak-anak yatim—dalam satu ruang penuh kebersamaan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Momen ini menjadi bagian dari inisiatif bertajuk Rhoma Don’t, sebuah rangkaian kegiatan Ramadhan yang menghadirkan aksi berbagi di berbagai daerah sepanjang bulan suci. Lewat inisiatif ini, suasana Ramadhan tidak hanya terasa di satu titik, tetapi juga meluas ke banyak kota melalui keterlibatan komunitas.
Acara tersebut bukan sekadar buka puasa biasa. Sebelum waktu berbuka tiba, kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat sekitar, dilanjutkan dengan santunan serta pembagian bantuan bagi anak-anak yatim dan para mitra pengemudi. Suasana hangat terasa ketika semua yang hadir duduk bersama, berbagi cerita, dan menanti azan Magrib.
![]()
Bagi sebagian orang, momen ini mungkin terlihat sederhana. Namun, kehadiran Rhoma Irama memberi sentuhan emosional tersendiri. Sosok yang selama puluhan tahun dikenal lewat karya-karya musik bernuansa religi dan sosial itu seolah membawa kembali pesan lama yang tetap relevan: tentang kebersamaan, kepedulian, dan makna berbagi.
Tak hanya berpusat di Depok, semangat yang sama juga terasa di berbagai kota. Dalam periode akhir Februari hingga pertengahan Maret, ribuan mitra pengemudi di lebih dari 40 kota turut membagikan puluhan ribu paket takjil kepada masyarakat dan sesama pengemudi di jalan. Dari Jakarta hingga Makassar, kegiatan ini menjadi pemandangan yang akrab menjelang waktu berbuka.
Di wilayah Jabodetabek sendiri, aksi serupa terlihat di sejumlah titik strategis seperti Blok M, Lapangan Banteng, hingga Tugu Kujang. Ratusan pengemudi turun langsung ke jalan, menyapa masyarakat, sekaligus berbagi makanan untuk berbuka puasa.
Bagi para mitra yang terlibat, kegiatan ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang kebersamaan. Di tengah rutinitas harian yang padat, Ramadhan menjadi momen untuk berhenti sejenak dan terhubung kembali dengan sesama.
