Demam Tinggi 8 Hari, Jessica Iskandar Didiagnosis Gejala Hepatitis A

Jessica Iskandar
Sumber :
  • IG @inijedar

Jakarta, VoxPop – Kisah mengejutkan datang dari Jessica Iskandar alias Jedar yang baru-baru ini membagikan pengalaman kesehatannya setelah sempat mengalami kondisi yang diduga mengarah ke Hepatitis A. Cerita ini ia ungkap saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar.

img_title Sebut Anak di Luar Nurul, El Barack Udah Sodorin Price List Pakai Google Form Kalau Diajak Syuting Jessica Iskandar

Awalnya, Jedar mengaku mengalami demam tinggi yang tak kunjung reda selama lebih dari sepekan. Kondisi tersebut sempat membuatnya kebingungan karena gejalanya tidak langsung mengarah pada diagnosis yang jelas. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

"Gejalanya, aku demam sampai 39,9 derajat setiap hari, naik turun selama 8 hari," ungkap Jedar, dikutip Kamis 9 April 2026. 

img_title Jessica Iskandar Bongkar Sisi Gelap Dunia Hiburan, Bisa Jadi Artis Lewat Jalur Belakang!

Pada hari ketiga, ia sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Namun, hasil awal tidak menunjukkan adanya penyakit infeksi umum seperti demam berdarah, tifus, maupun chikungunya.

"Aku diinfus vitamin dan obat-obatan buat meriang. Nggak lama di rumah sakit, turun demamnya," ujar Jedar.

img_title Ngeri! Jessica Iskandar Ungkap Teror Horor di Rumahnya

Setelah suhu tubuhnya sempat membaik, Jedar memilih untuk kembali ke rumah. Sayangnya, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena demam kembali muncul, membuatnya harus kembali mendapatkan penanganan medis.

Dalam pemeriksaan lanjutan, ia menjalani serangkaian tes, mulai dari CT scan hingga tes darah. Namun hasil CT scan tidak menunjukkan kelainan berarti.

"Sampai CT scan badan, CT scan kepala, ternyata enggak apa-apa. Akhirnya tes darah lagi," lanjutnya.

Barulah melalui tes darah, dokter menemukan adanya indikasi gangguan pada organ hati. Dari situlah muncul dugaan bahwa ia mengalami gejala Hepatitis A.

"Barulah dilihat kadar hemoglobin apa, 'Oh, ini kenanya ke hati.' Prediksi dokter hepatitis A," kata Jedar.

"Tapi masih gejala, karena cuma turunnya dikit," jelasnya.

Hepatitis A sendiri merupakan infeksi hati akut akibat virus HAV, yang umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Jedar pun mengaku tidak sepenuhnya yakin dari mana sumber penularan tersebut berasal. Namun, ia mencurigai faktor kebersihan makanan di rumah menjadi salah satu kemungkinan.

"Kayaknya (kena) di rumah, soalnya waktu itu ada karyawan baru, dia agak jorok, jarang cuci tangan," ucap Jessica.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut