Sentuhan Mandarin dan Kisah Mualaf, D’SAYANG BAND Rilis Single Perdana ‘Assalamualaikum Sayang’

D'Sayang Band
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, VoxPop – Industri musik Tanah Air kembali kedatangan warna baru yang siap mencuri perhatian. D’SAYANG BAND, sebuah grup musik pendatang baru, secara resmi merilis single perdana mereka yang bertajuk "Assalamualaikum Sayang".

img_title Jangan Sampai Kedaluwarsa, Ini Lokasi SIM Keliling Kamis 6 Agustus 2026

Menariknya, band ini resmi terbentuk pada 18 Maret 2026. Tanggal tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan bertepatan dengan hari lahir sang vokalis sekaligus pendiri band, Dimas Salamun.

Perjalanan Panjang Dimas Salamun

img_title Terungkap! Begini Respons Keluarga Awbimax Usai Putuskan Keluar dari Islam dan Jadi Agnostik

Nama Dimas Salamun sebenarnya bukan orang baru di belantika musik Indonesia. Merintis karier sejak 2009 sebagai penyanyi solo, pria asal Sarolangun, Jambi, ini memulai langkahnya sebagai "anak desa" yang mengadu nasib di ibu kota.

Perjuangannya sempat membuahkan hasil manis saat ia viral dan berhasil menjalin kontrak dengan beberapa label besar. Namun, roda berputar dan Dimas sempat memutuskan untuk vakum dari dunia musik.

img_title Sisakan Ruang untuk Ikhlas, Sebelum Timnas Indonesia Hadapi Singapura, Sejarah Piala AFF Malah Berkata Lain

Titik balik Dimas terjadi setelah ia berkomunikasi dengan Anto Cepi, musisi sekaligus personel TNI AU yang menyambut hangat niat Dimas untuk kembali berkarya. Dari obrolan sederhana itulah, semangat Dimas membara hingga akhirnya membentuk D’SAYANG BAND.

Inspirasi dari Kisah Nyata dan Perjalanan Spiritual

Single perdana "Assalamualaikum Sayang" memiliki kedalaman makna yang luar biasa. Dimas mengungkapkan bahwa lagu ini didedikasikan untuk sosok wanita spesial bernama Jasmin Valencia Agatha.

"Lagu ini terinspirasi dari seorang wanita bernama Jasmin Valencia Agatha. Sosok wanita cantik, mungil, keturunan Tionghoa yang dulunya non-Muslim dan kini telah memeluk agama Islam (mualaf)," ungkap Dimas Salamun.

Konsep Unik: Perpaduan Dua Budaya

Tak hanya dari sisi lirik, D’SAYANG BAND tampil beda dengan karakter musik yang segar. Mereka mengusung konsep perpaduan budaya, yakni 40% nuansa musik Mandarin dan 60% musik band Indonesia. Formula ini diharapkan menjadi identitas kuat di tengah ketatnya persaingan industri musik saat ini.

Nama "D’SAYANG" sendiri memiliki filosofi mendalam. Huruf "D" merepresentasikan Dimas, sementara "Sayang" adalah panggilan untuk wanita yang dicintainya sekaligus inspirasi utama perjalanan band ini.

Dukungan Musisi Senior dan Pasukan Sayang

Langkah D’SAYANG BAND yang digawangi oleh Dimas Salamun (Vokal), Andi (Gitar), dan Arya (Drum) ini juga mendapat sokongan kuat dari nama-nama besar. Mulai dari Andika Kangen Band, Anto Cepi, Tegar CS, hingga El Septa (Elkasih Band) turut memberikan dukungan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut