Kisah Nelayan Indonesia Tembus Film Internasional, Ini Cerita di Baliknya
- Youtube Lloyd's Register Foundation.
"Pemberitaan tentang nelayan sering berbicara soal risiko, tapi di balik itu ada manusia dengan harapan, keluarga dan komunitas. Sangat penting untuk menceritakan kisah mereka dan membiarkan suara mereka didengar,” katanya.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Koordinator International Fund for Fishing Safety (IFFS), Alan McCulla. Ia menilai bahwa nelayan di berbagai belahan dunia sebenarnya memiliki keterikatan yang kuat meski terpisah jarak geografis.
"Ada ikatan antara nelayan di Indonesia, Ghana, dan Inggris. Satu-satunya yang memisahkan mereka adalah jarak. Pada akhirnya, tujuannya adalah menyelamatkan jiwa, melindungi keluarga, dan komunitas," tuturnya.
Di Indonesia sendiri, momentum pemutaran film ini dinilai tepat, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap perlindungan nelayan. Country Lead Ocean Centres Indonesia, Randhi Satria, menyoroti relevansi film ini dengan perkembangan kebijakan nasional.
"Pemutaran film ini hadir pada momentum yang sangat relevan, termasuk dengan ratifikasi ILO C188. Keselamatan merupakan fondasi penting bagi ekonomi laut yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Safety at the Heart of Sustainability dan target Sustainable Development Goals (SDG) 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Dengan pendekatan yang intim dan lintas negara, All That Separates Us Is Distance tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengingat bahwa di balik luasnya lautan, ada cerita manusia yang sering kali terlewatkan.
