Rekaman CCTV Jadi Senjata Erin, Ini Isi 14 Video yang Dijadikan Bukti Soal Kelakuan Buruk ART
- IG @erintaulany
Erin menjelaskan, ART tersebut baru bekerja selama tiga minggu dan direkrut melalui rekomendasi teman. Namun karena berbagai kejadian yang terekam, ia akhirnya mengajukan komplain ke yayasan penyalur dan meminta penggantian.
"Saya ada chat-nya semua (komunikasi dengan yayasan penyalur ART tersebut), pokoknya saya udah komplain, jadi saya pengin ganti dengan ART yang lebih baik lagi kerjaannya, karena perjanjiannya kalau memang cocok boleh diganti," ungkap Erin.
"Ya jadi trauma kalau kayak gini (punya ART bermasalah)," tambahnya.
Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menegaskan bahwa seluruh klaim tersebut akan diuji dalam proses hukum, termasuk tuduhan dari pihak ART.
"Saya sampaikan selaku penasihat hukum Erin, memang kalau Erin punya bukti-bukti yang berkaitan dengan kasus ini (bantahan terhadap tuduhan penganiayaan ART), ya kita juga harus menyampaikan klarifikasi, karena itu adalah hak, nggak bisa orang serta-merta bicara sembarangan, kita bicara semua orang punya hak yang sama di mata hukum," kata Sunan Kalijaga.
"Anda (ART) menyampaikan dipukul, ditendang, diancam pisau, ya silakan anda buktikan di proses penyidikan atau di proses hukum. Begitu juga klien kami, klien kami menyampaikan (klarifikasi) apa yang dia rasakan tidak pantas, tidak baik, tidak sopan, bahkan yang membahayakan keluarganya, sudah dibuktikan tadi. Jadi silakan bicara, tapi hati-hati, ketika kalian tidak bisa membuktikan, maka akan ada konsekuensi hukum," tutupnya.
