Siapa Sangka, Chef Juna Ternyata Pernah Makan Mi Instan Mentah yang Diremuk
- Instagram/junarorimpandeyofficial
VoxPop – Nama Chef Juna selama ini dikenal identik dengan gaya hidup disiplin, kritik tajam terhadap makanan, serta perhatian besar terhadap kualitas bahan dan cara memasak. Karena itu, tak sedikit orang yang mengira juri MasterChef Indonesia tersebut selalu mengonsumsi makanan sehat setiap hari.
Namun, pengakuan terbaru Chef Juna justru mengejutkan banyak orang. Saat berbincang bersama Sara Wijayanto, ia mengaku pernah menikmati camilan yang sangat akrab dengan masa kecil banyak orang Indonesia, yakni mi instan mentah yang diremukkan lalu dicampur bumbu.
Meski terdengar sederhana, Chef Juna menegaskan ada satu hal penting yang membedakan kebiasaannya dengan sebagian orang, yaitu soal frekuensi mengonsumsinya.
Di tengah pembahasan mengenai makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering, Chef Juna mengungkap bahwa dirinya juga bukan sosok yang sepenuhnya menghindari camilan instan.
Ia mengaku pernah menikmati mi instan mentah dengan cara diremukkan, kemudian dicampur bumbu dan dikocok sebelum disantap.
"Saya juga makan Indomie mentah dikremek-kremek pake bumbunya terus dikocok-kocok sambil ngemil. Saya juga makan begitu kok tapi kan nggak sering dan bener-bener pengen terus-terusan,” ungkap Chef Juna yang dikutip dari YouTube pada Kamis, 30 Juli 2026.
Meski pernah menikmatinya, Chef Juna menegaskan bahwa camilan tersebut bukan bagian dari pola makan rutinnya. Menurutnya, sesekali menikmati makanan favorit bukanlah persoalan, selama tidak dilakukan secara berlebihan.
Ia menilai banyak orang sering salah memahami perbedaan antara menikmati makanan tertentu sesekali dan menjadikannya kebiasaan sehari-hari.
Bagi Chef Juna, frekuensi konsumsi menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Itulah sebabnya ia tidak mempermasalahkan seseorang menyantap makanan tertentu, asalkan tetap dalam batas yang wajar.
Pengakuan itu muncul saat Chef Juna menjelaskan alasannya kurang merekomendasikan seblak dikonsumsi terlalu sering.
Menurutnya, ia tidak menghakimi siapa pun yang menyukai seblak. Namun, ia merasa makanan tersebut kurang baik apabila dikonsumsi terus-menerus.
Sebelumnya, Chef Juna juga menyoroti penggunaan kerupuk dalam seblak yang menurutnya pada dasarnya memang dirancang untuk digoreng agar menghasilkan tekstur renyah.
Ia juga mengaku pernah melihat orang yang terlalu sering mengonsumsi seblak hingga akhirnya mengalami gangguan pencernaan.
