Mengenang Sosok Trisno PAS Band, Bassis Legendaris yang Tutup Usia di 55 Tahun
"Dapat kabar malam ini... Trisno kritis di ICU... Mohon dimaafkan segala kesalahan bro Tris... Ya allah ringankan sakitnya Trisno dan sembuhkan ya Allah," kata Sandy.
Unggahan itu mengundang banyak doa dari rekan musisi maupun para penggemar yang berharap kondisinya membaik. Namun, pada Sabtu sore, Sandy kembali mengunggah kabar yang jauh lebih menyedihkan. Ia mengumumkan bahwa Trisno telah meninggal dunia pada pukul 14.30 WIB. "Innalillahi wainnailaihi rojiuun .......Telah berpulang ke Rahmatullah Saudara kami , bassist kami @tris_noize jam 14:30 hari ini 1 Agustus 2026....... Mohon berkenan teman2 membacakan Alfatihah, Memaafkan segala kesalahan Almarhum."
Melalui unggahan tersebut, Sandy juga mengajak seluruh sahabat dan penggemar untuk memanjatkan doa serta memaafkan segala kesalahan almarhum.
Dikenang Lewat Musik dan Dedikasinya
Kepergian Trisno menjadi kehilangan besar bagi PAS Band dan industri musik Indonesia. Selama puluhan tahun, ia menjadi sosok penting di balik perjalanan salah satu band rock paling berpengaruh di Tanah Air.
Di luar panggung, Trisno juga dikenang sebagai seorang guru bahasa Jerman yang mengabdikan dirinya di dunia pendidikan.
