Detik-detik Kepergian Trisno PAS Band, Sempat Kritis di ICU usai Berjuang Lawan Penyakitnya

Trisno PAS Band
Sumber :
  • Instagram

VoxPop – Kepergian Trisno PAS Band menjadi kabar duka bagi dunia musik Indonesia. Bassis bernama lengkap Bambang Sutrisno itu meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah menjalani perawatan intensif di ICU. Jenazah almarhum dimakamkan pada hari ini, Minggu, 2 Agustus 2026, di Bandung. 

img_title Mengenang Sosok Trisno PAS Band, Bassis Legendaris yang Tutup Usia di 55 Tahun

Sebelum berpulang, Trisno diketahui berjuang melawan gagal ginjal stadium lanjut hingga harus menjalani cuci darah dan operasi akibat penyumbatan darah di otak.

Perjalanan sakit Trisno menjadi perhatian publik setelah kondisinya sempat diungkap oleh rekan satu bandnya, Sandy. Penyakit yang diderita almarhum ternyata telah berkembang selama beberapa tahun sebelum akhirnya diketahui berada dalam kondisi serius. 

img_title Belum Lama Dikabarkan Kritis di ICU, Trisno PAS Band Meninggal Dunia

Berikut kronoligi Trisno PAS Band meninggal dunia, sebagaimana dihimpun Viva pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Tanda-tanda Penurunan Kesehatan Sudah Muncul Sejak Lama

img_title Glen Hansard Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Motor, Ini Perjalanan Sang Musisi dari Pengamen Jalanan hingga Raih Oscar

Kondisi kesehatan Trisno disebut mulai menunjukkan perubahan sejak beberapa tahun terakhir. Rekan-rekan di PAS Band melihat berat badannya turun cukup drastis. Selain itu, kedua kakinya juga beberapa kali tampak membengkak, baik saat latihan maupun ketika tampil bersama PAS Band di atas panggung.

Meski gejala tersebut sudah terlihat, Trisno dikabarkan tidak segera menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Akibatnya, penyakit yang dideritanya baru diketahui ketika kondisinya sudah jauh lebih parah.

Sempat Didiagnosis Gangguan Liver dan Hipertensi

Beberapa bulan sebelum kondisinya kritis, Trisno akhirnya menjalani pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, dokter menemukan adanya gangguan pada organ hati atau liver serta tekanan darah tinggi.

Namun, kondisi tersebut terus berkembang dan berdampak pada fungsi ginjalnya. Kondisi fisik Trisno pun semakin menurun hingga akhirnya tidak lagi mampu menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Dinyatakan Mengalami Gagal Ginjal Stadium Lanjut

Puncak penurunan kondisi terjadi ketika Trisno mengalami kelemahan fisik hingga tidak mampu beraktivitas di rumah. Keluarga bersama rekan-rekannya kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan diketahui menunjukkan fungsi ginjal Trisno hanya tersisa sekitar lima persen. Karena itu, tim medis segera melakukan tindakan cuci darah secara intensif untuk membantu menggantikan fungsi ginjal yang sudah tidak bekerja secara optimal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut