Sarwendah Tiba-tiba Klarifikasi soal Ucapannya di Podcast Denny Sumargo, Ada Apa?

Sarwendah
Sumber :
  • Instagram/sarwendah29

"Sebenarnya kalau menanggapi anak-anak dan ketika berita ini blow up aku sangat takut anak-anak, aku takut tahu tentang berita-berita di luar sana. Aku bisa ngecekin media sosial mereka, tapi kan aku enggak bisa ngejaga teman-temannya mereka,” kata Sarwendah yang dikutip dari YouTube Denny Sumargo pada Kamis, 30 Juli 2026.

img_title Sindiran Menohok Denny Sumargo Buat Para Nakes yang Komentar Jahat di Kasus Yurizal

Kekhawatiran tersebut akhirnya terjadi. Sarwendah mengatakan beberapa pemberitaan mengenai persoalan yang sedang ramai ternyata sudah sampai kepada anak-anaknya.

"Dan ternyata ada beberapa berita yang emang udah nyampe ke Cici, bukan dari aku,” ungkap Sarwendah.

img_title Wejangan Ruben Onsu ke Sarwendah Soal Oplas, Ternyata Malah Gak Dituruti!

Dalam perbincangan tersebut, Sarwendah juga merasa perlu membela anak-anaknya dari berbagai anggapan yang beredar. Ia menyebut buah hatinya sebagai anak-anak yang baik, sopan, dan berprestasi.

"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi,” ucapnya.

img_title Denny Sumargo Ungkap Kejanggalan dalam Cerita Sarwendah, Akui Ada Jawaban yang Terasa Kurang Pas

Sarwendah kemudian menceritakan salah satu informasi yang membuatnya penasaran. Ia mendengar kabar bahwa anaknya mengetahui istilah "pencitraan". Untuk memastikan hal tersebut, Sarwendah langsung menghubungi pengasuh anaknya.

"Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon. 'Ya, Sus. Emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu? Baru pertama kali dengar’,” ucapnya lagi.

Pada saat itu, Sarwendah juga mengungkapkan rasa sakit hatinya setelah mengetahui adanya komentar negatif yang menyeret anak-anaknya. Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang ramai diberitakan setelah podcast tersebut tayang.

"Tapi dengan kata-kata itu, anak saya dibully. Di media sosial, sekolahnya dibully. Dibilang anak enggak tahu diri, anak ini, anak itu,” ujar Sarwendah.

Ia mengaku tidak terima ketika anak-anaknya menerima hujatan atas sesuatu yang menurutnya tidak mereka lakukan.

"Saya sebagai ibu, saya benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Tapi dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu,” tandasnya.

Kini, melalui Instagram Story, Sarwendah memberikan penjelasan lebih spesifik mengenai maksud ucapannya. Ia menekankan bahwa komentar tidak pantas tersebut berada di ruang media sosial, termasuk akun sekolah dan akun pribadi anaknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut