Sarwendah Tiba-tiba Klarifikasi soal Ucapannya di Podcast Denny Sumargo, Ada Apa?
- Instagram/sarwendah29
VoxPop – Sarwendah tiba-tiba memberikan klarifikasi terkait pernyataannya dalam podcast bersama Denny Sumargo. Melalui Instagram Story, ia meluruskan pemberitaan yang menyebut anak-anaknya mengalami perundungan di lingkungan sekolah.
Sarwendah menegaskan, peristiwa yang ia maksud sebenarnya terjadi di akun media sosial sekolah dan akun media sosial pribadi anaknya. Ia menyebut ada sejumlah komentar tidak pantas dari beberapa oknum yang ditujukan kepada anak-anaknya.
"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar, mengenai apa yg saya sampaikan dalam podcast bersama Denny Sumargo mengenai adanya pembullyan anak-anak di sekolah," kata Sarwendah, sebagaimana dikutip dari Instagram Story-nya, Sabtu, 8 Agustus 2026.
"Saya ingin meluruskan bahwa itu terjadi di akun media sosial sekolah dan akun media sosial pribadi anak saya, yang isinya berupa komentar-komentar tidak pantas dari beberapa oknum," ungkap mantan istri Ruben Onsu ini.
Menurut Sarwendah, pernyataannya tersebut kemudian berkembang menjadi pemberitaan yang seolah-olah menyebut perundungan terjadi secara langsung di lingkungan sekolah anak-anaknya. Ia pun merasa perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
"Dan penggiringan opini bahwa perundungan (bullying) itu terjadi di lingkungan sekolah anak-anak saya adalah tidak benar, karena pihak sekolah sangat menjaga lingkungan sekolah dari hal-hal bersifat perundungan," lanjutnya.
Sarwendah justru memberikan apresiasi kepada pihak sekolah. Ia mengatakan lingkungan sekolah anak-anaknya mendapatkan dukungan serta komitmen untuk menjaga suasana yang aman dan positif.
"Saya bersyukur sekolah anak saya, memiliki dukungan dan komitmen yang tinggi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak."
Di akhir unggahannya, Sarwendah meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika memberikan komentar mengenai anak-anaknya di media sosial. Ia berharap anak-anak tidak ikut menjadi sasaran dari persoalan yang melibatkan orang dewasa.
"Oleh karena itu saya memohon kepada semua pihak untuk menjaga komentarnya terhadap anak-anak di sosial media."
Klarifikasi tersebut disampaikan Sarwendah setelah pernyataannya dalam podcast Denny Sumargo ramai menjadi sorotan. Dalam podcast tersebut, ia memang sempat membahas kondisi anak-anaknya di tengah pemberitaan yang berkembang mengenai dirinya.
Sarwendah mengaku sejak awal khawatir anak-anaknya mengetahui berbagai berita yang beredar. Ia mengatakan dirinya masih bisa memantau media sosial anak-anak, tetapi tidak dapat sepenuhnya mengontrol informasi yang datang dari lingkungan pertemanan mereka.
"Sebenarnya kalau menanggapi anak-anak dan ketika berita ini blow up aku sangat takut anak-anak, aku takut tahu tentang berita-berita di luar sana. Aku bisa ngecekin media sosial mereka, tapi kan aku enggak bisa ngejaga teman-temannya mereka,” kata Sarwendah yang dikutip dari YouTube Denny Sumargo pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kekhawatiran tersebut akhirnya terjadi. Sarwendah mengatakan beberapa pemberitaan mengenai persoalan yang sedang ramai ternyata sudah sampai kepada anak-anaknya.
"Dan ternyata ada beberapa berita yang emang udah nyampe ke Cici, bukan dari aku,” ungkap Sarwendah.
Dalam perbincangan tersebut, Sarwendah juga merasa perlu membela anak-anaknya dari berbagai anggapan yang beredar. Ia menyebut buah hatinya sebagai anak-anak yang baik, sopan, dan berprestasi.
"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi,” ucapnya.
Sarwendah kemudian menceritakan salah satu informasi yang membuatnya penasaran. Ia mendengar kabar bahwa anaknya mengetahui istilah "pencitraan". Untuk memastikan hal tersebut, Sarwendah langsung menghubungi pengasuh anaknya.
"Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon. 'Ya, Sus. Emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu? Baru pertama kali dengar’,” ucapnya lagi.
Pada saat itu, Sarwendah juga mengungkapkan rasa sakit hatinya setelah mengetahui adanya komentar negatif yang menyeret anak-anaknya. Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang ramai diberitakan setelah podcast tersebut tayang.
"Tapi dengan kata-kata itu, anak saya dibully. Di media sosial, sekolahnya dibully. Dibilang anak enggak tahu diri, anak ini, anak itu,” ujar Sarwendah.
Ia mengaku tidak terima ketika anak-anaknya menerima hujatan atas sesuatu yang menurutnya tidak mereka lakukan.
"Saya sebagai ibu, saya benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Tapi dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu,” tandasnya.
Kini, melalui Instagram Story, Sarwendah memberikan penjelasan lebih spesifik mengenai maksud ucapannya. Ia menekankan bahwa komentar tidak pantas tersebut berada di ruang media sosial, termasuk akun sekolah dan akun pribadi anaknya.
Sementara itu, Sarwendah juga memastikan bahwa lingkungan sekolah anak-anaknya tetap mendapatkan perhatian dari pihak sekolah. Ia berharap klarifikasi tersebut dapat menghentikan anggapan bahwa perundungan terjadi secara langsung di lingkungan sekolah.
Sarwendah juga meminta publik untuk menjaga perkataan ketika berkomentar mengenai anak-anak di media sosial. Baginya, anak-anak tidak seharusnya ikut terseret dalam persoalan yang sedang menjadi sorotan publik.
