Kampung Lamo, Wisata Ziarah Berpadu Pesona Alam yang Melegenda
- VoxPop/Dani Randi
Tidak ada infrastruktur yang mendukung, seperti jalan dan lampu penerangan. Jika menggunakan jalan darat, jalan yang sudah di-paving block hanya kurang lebih 300 meter. Selebihnya, jalan berlumpur dan rawa yang ditembus warga sembari mengangkat jenazah.
“Kadang ini menyulitkan kita untuk mengantar (jenazah). Harusnya ada jalan untuk bisa menembus ke sana. Inikan untuk publik, untuk pemakaman warga,” ujarnya kepada VoxPop di Desa Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, belum lama ini.
Karena rawa dan sungai selebar 20 meter yang tak jauh dari lokasi pemakaman, tempat ini juga diyakini sebagai habitat buaya muara yang memiliki moncong panjang dan berbadan besar dan panjang. Meski begitu, lokasi ini memiliki panorama alam yang cukup bagus, garis lengkung bibir pantainya menambah kesan eksotis. Ditambah pemandangan matahari tenggelam yang indah.
Untuk menuju ke lokasi ini, pengunjung harus berjalan kaki dari Kecamatan Pulau Banyak Barat sekitar 50 menit atau naik perahu mesin dengan estimasi perjalanan sekitar 20 menit.
