Digital Detox Stay, Manjakan Diri Liburan Tanpa Ponsel dan Komputer

Digital Detox Stay
Sumber :
  • Dokumentasi Hoshino Resorts

Buat kamu yang tertarik meikmati indahnya pulau Taketomi, sebuah program tiga hari dua malam ditawarkan buat kamu. Di program ini, para tamu dapat membenamkan diri dalam kegiatan memancing dan "Sabani", sejenis perahu kayu tradisional yang digunakan di Okinawa, di laut yang indah bernama Yaeyama Blue.

img_title InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil

Di Pulau Taketomi, yang disebut sebagai tempat yang menggambarkan pemandangan asli dari
Okinawa, mereka dapat menikmati "island time", yang berlalu lebih lambat. Mereka dapat menaiki perahu kayu Sabani, yang secara historis digunakan sebagai alat memancing dan transportasi di Okinawa, dan untuk menjelajahi laut Yaeyama. Para tamu juga dapat menikmati pengalaman memancing di Okinawa, seperti menangkap ikan Kerapu Okinawa, dari tempat yang jauh dari pinggiran pantai. Mereka dapat menikmati ikan yang mereka tangkap sendiri untuk makan malam dikarenakan ikan tersebut dapat dimasak di restoran yang ada di desa.

Sebuah slot waktu juga disiapkan dimana para tamu dapat merefleksikan diri dalam kesendirian
di pulau pasir putih kecil yang hanya muncul pada saat air sedang surut di dekat pantai Kondoi, yang terletak di sebelah barat Pulau Taketomi. Ini adalah ciri khas pulau terpencil di musim panas, dimana para tamu dapat bertatap muka dengan diri mereka sendiri di tempat yang tenang tanpa ada orang di sekitarnya, sambil mendengarkan suara ombak.

img_title 5 Cara Liburan Murah Meriah di Tengah Harga Tiket Pesawat yang Makin Mahal

Hoshinoya Fuji

Di sini, kegiatan menaik yang bisa dilakukan adalah belajar tentang sejarah Gunung Fuji, lalu
beribadah di sebuah kota di kaki Gunung Fuji dan jelajahi jejak-jejak bersejarah di jalur gunungnya.

img_title 7 Kecanggihan Kacamata Pintar Modern, Fitur Rekam Video yang Mengubah Industri Konten Kreator

Gunung Fuji menjadi Situs Warisan Dunia karena latar belakang agama dan budayanya. Orang-orang yang menyembah Gunung Fuji menganggap ajaran "Rokkon-shojo" (pemurnian tubuh dan pikiran dan penolakan dari semua keinginan dan ilusi duniawi) serta kegiatan mendaki gunung dengan diri sendiri merupakan hal yang sangat penting. Saat ini, kegiatan mendaki Gunung Fuji sudah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan dengan santai, tetapi tujuannya adalah agar para tamu dapat menghadapi diri mereka sendiri dan membuat penemuan baru dengan mempraktikkan ajaran Rokkon-shojo. Pertama, mereka akan berpartisipasi dalam tur dimana mereka akan belajar tentang pemujaan Gunung Fuji. Program dimulai dari Kanadorii, yang telah memainkan peran penting sejak periode Edo sebagai jalan masuk ke pemujaan Gunung Fuji. Selanjutnya, para tamu akan memakan waktu sekitar 20 menit untuk berjalan ke sebuah penginapan peziarah yang terletak di rumah imam yang telah melayani penyembah Gunung Fuji selama lebih dari 400 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut