Rekomendasi Tempat Liburan Musim Salju yang Mengesankan di Jepang

Nyuto Onsenkyo
Sumber :
  • Nagano Tourism Organization


 
Monyet Salju di Taman Monyet Jigokudani (Prefektur Nagano)

img_title Revitalisasi Candi Prambanan Selesai Sebelum 2029, PM Modi Bakal Rayakan Festival Besar di Indonesia

Taman Monyet Jigokudani terletak di lembah Sungai Yokoyu yang berasal dari Dataran Tinggi Shiga di Prefektur Nagano. Dikenal di seluruh dunia sebagai spesialisasi musim dingin, disini Anda dapat menyaksikan snow monkey (alias monyet salju) yang sedang berendam di onsen di tengah salju. Monyet-monyet tersebut berendam demi menahan suhu musim dingin yang ekstrim. Wajah mereka yang menjadi kemerahan sangat menggemaskan.


 
Resor Ski Hakuba (Prefektur Nagano)

img_title Berhasil Keliling Dunia, TikToker Ini Spill Pengalaman Tak Terduga di Negara Orang

Resor ski di Prefektur Nagano menawarkan salju bubuk halus dan salju berlimpah. Selain ski atau snowboarding, Anda juga bisa menyaksikan langit perak musim dingin yang mengesankan di Alpen Utara dari lift.

Selain menikmati kegiatan seru dan melihat pemandangan indah, berikut rekomendasi festival salju yang bisa kamu nikmati juga selama di jepang.

img_title Mendagri Buka Festival Fulan Fehan 2026, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Festival Cahaya Namahage Shiba (Prefektur Akita)

Sebagai salah satu dari 5 Festival Salju Michinoku, festival musim dingin ini mewakili musim dingin Oga dan diadakan setiap Februari selama 3 hari pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu di Kuil Shinzan di Kitaura, Kota Oga, Prefektur Akita. Festival ini adalah acara tamasya musim dingin yang menggabungkan upacara Shinto “Shibato Matsuri” dan acara rakyat “Namahage”. Tarian Namahage yang spektakuler dan kuat di bawah cahaya Shiba yang menyala di tanah Kuil Shinzan dijamin akan memikat penonton.  Festival ini bisa kamu saksikan, 7-9 Februari 2020 pukul 18:00-20:30 di Kuil Shinzan.

Hachinohe Enburi (Prefektur Aomori)

Seperti Festival Cahaya Namahage Shiba, festival ini juga merupakan salah satu dari 5 Festival Salju Michinoku. Selain itu, sebagai hiburan rakyat yang mewakili wilayah Hachinohe, acara ini adalah acara tradisional yang mengiringi musim semi ke wilayah selatan Prefektur Aomori dan ditetapkan sebagai properti budaya rakyat tak berwujud yang penting di negara itu. Festival yang diadakan untuk berdoa demi hasil panen yang baik ini menampilkan tarian unik dimana penari bernama “Tayu” mengenakan topi Eboshi cantik yang berbentuk seperti kepala kuda dan menggelengkan kepalanya. Tarian ini mengekspresikan aksi penanaman padi, yakni menabur dan menanam padi. Selain itu, di antara tarian para Tayu, pertunjukan menggemaskan oleh anak-anak disajikan untuk dinikmati penonton. Acara ini bisa disaksikan mulai 17-20 Februari 2020 di Kuil Shilla Chojayama, Pusat Kota Hachinohe, Balai Budaya Balai Kota Hachinohe, Lapangan Warga Kota Hachinohe, Kojokaku, Nejo Castle Plaza.

Gempa Jepang menyebabkan tanah seperti bernafas.

Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

Gempa hebat berskala 7,1 magnitudo menguncang Pulau Kyushu Jepang pada Selasa 28 Juli 2026 sekitar pukul 16.27 waktu setempat. Lantas masih amankah pergi ke Jepang?

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut