10 Wisata Malang yang Wajib Disambangi, Dijamin Bikin Happy
- Facebook.com/MuseumAngkut
Lokasi: Jalan Arumdalu No. 20, Songgokerto, Kota Batu
Harga Tiket: Untuk memasuki area pengunjung perlu membayar tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah. Sementara tarif paralayang dipatok 300 ribu rupiah per orangnya.
Wisata Kuliner
Berkunjung ke berbagai kota di Indonesia, rasanya sangat disayangkan jika tidak mencicipi wisata kulinernya. Wisata kuliner sendiri merupakan salah satu perjalanan yang memanfaatkan serta menikmati beragam masakan serta suasana lingkungan sekitar sebagai tujuan objek wisata.
Begitupun ketika kita bertandang ke Malang Jawa Timur. Rasanya kurang lengkap jika kita tidak menikmati ragam sensasi kuliner yang khas dan pastinya menggoda selera. Selain wisata alam, sejarah dan edukasi yang terdapat di Malang, wisata kuliner juga wajib kamu jajal satu per satu di sini.
Malang memiliki beragam wisata kuliner dengan sensasi dan cita rasa yang bikin nagih dan pastinya tidak terlupakan. Tidak hanya itu, di Malang kita bisa menemukan beragam tempat makan legendari yang unik untuk disambangi.
Dan berikut ini sederet wisata kuliner Malang yang sayang untuk Anda lewatkan jika berkunjung ke sana.
7. Ayam Panggang Mbak Sri Ono
Ayam panggang bangi, Kediri.
Wisata Malam berupa makanan yang pertama bisa masuk ke daftar list liburan Anda adalah Ayam Panggang Mbak Sri Ono. Datang ke sini, pengunjung akan disuguhi kenikmatan yang hakiki. Disini para pengunjung bisa menikmati sensasi lezat dari seekor ayam. Menu terlaris dari tempat ini adalah ayam panggang. Tersedia juga aneka sate, olahan ikan, nasi, dan sayur.
Lokasi: Jalan Tangkuban Perahu No.23, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.
Harga : Mulai dari Rp 3.500 sampai Rp 40.000.
8. Bakso Solo di Kidul Pasar
Bakso Pak Kintel, Yogyakarta.
Berkunjung ke Malang rasanya kurang lengkap jika tidak menikmati rasa bakso khasnya. Malang yang dikenal dengan baksonya yang khas, membuat para wisatawan menjadikan kuliner satu ini menjadi menu favorit saat berada di Malang.
Kelezatan hidangan bakso disajikan dengan bumbu dan kaldu dari daging. Pada zaman dahulu, Pak Mardi sebagai pemilik biasa berjualan di selatan Pasar Belimbing. Yang kemudian, beliau baru membuka warung baksonya di sebuah kios hingga saat ini. Di tempat ini, sekitar 30-50 kg daging diolah menjadi bakso dengan cita rasa yang khas.
