8 Masjid dengan Gaya Arsitektur Tionghoa, Tanda Akulturasi yang Kuat
- VoxPop/Muhamad Solihin
4. Masjid Tan Kok Liong, Bogor
MASJID JAMI TAN KOK LIONG
- VoxPopnews/Muhamad Solihin
Lokasi masjid dengan gaya arsitektur Tionghoa ini berada di Jl. Kp. Bulak Rata, Pd. Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Masjid ini adalah peninggalan mantan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ramdhan Effendy atau Anton Medan. Bangunan ini sangat mirip seperti klenteng dan terletak di dalam kompleks Pondok Pesantren Terpadu at-Taibin. Sementara nama masjid ini adalah nama kecil Anton Medan, yaitu Tan Kok Liong.
5. Masjid Al Imtizaj, Bandung
Masjid Al-Imtizaj, Bandung.
- U-Report
Masjid dengan gaya arsitektur Tionghoa ini terletak di Jalan Banceuy nomor 8, Kota Bandung, Jawa Barat. Masjid Al Imtizaj didominasi dengan warna merah, emas, dan kuning dengan gaya klenteng tapi tetap mempunyai kubah seperti masjid pada umumnya. Keunikan lain dari masjid ini adalah sebuah cawan emas dengan ukuran besar yang dipakai sebagai tempat berwudhu.
6. Masjid Lautze 2, Bandung
Masjid Lautze 2 Bandung
- Tangkapan Layar
Masih berada di Bandung, kamu akan menemukan masjid Lautze 2. Bangunan masjid ini berada di sebuah kawasan Jl. Tamblong No. 27 Braga, Kota Bandung. Masjid ini sama-sama dibangun oleh Yayasan Haji Karim Oei (YHKO). Masjid Lautze 2 menjadi masjid dengan arsitektur China tertua yang ada di Bandung. Bangunan ini juga didominasi dengan warna merah dan kuning lengkap dengan ornamen khas Tionghoa.
7. Masjid Cheng Hoo, Purbalingga
Muhammad Cheng Ho
- https://factsofindonesia.com/
Selain di Palembang dan Surabaya, Masjid Cheng Ho juga dapat ditemukan di Purbalingga, Jawa Timur. Bangunan ini mempunyai bentuk perpaduan antara gaya arsitektur China dan Islam. Sama seperti masjid dengan corak Tionghoa yang lain, Masjid Cheng Ho, Purbalingga ini memiliki bentuk mirip Kelenteng dengan hiasan ukiran dan pernak pernik ala Tionghoa.
8. Masjid Siti Djirzanah, Yogyakarta
Masjid Siti Djirzanah
- Tangkapan Layar
Tidak jauh dari Malioboro, Yogyakarta, terdapat sebuah masjid dengan gaya arsitektur Tionghoa bernama Masjid Siti Djirzanah. Tidak seperti bangunan corak Tionghoa kebanyakan, masjid ini didominasi dengan warna biru yang menjadi bentuk toleransi umat beragama di Yogyakarta. Kemudian pada bagian depan dihiasi dengan tulisan Arab, Mandarin, dan Inggris yang menandakan masjid supaya mudah dipahami oleh para pengunjung ke Malioboro.
