5 Fakta Freetown Christiania, Kota Tanpa Hukum di Dunia

Freetown Christiania
Sumber :
  • Travel Addicts

VoxPop Lifestyle – Di tengah Kopenhagen Denmark adalah komunitas yang beroperasi secara mandiri. Mereka memiliki hukum mereka sendiri, bendera mereka sendiri dan cara hidup mereka sendiri. Freetown Christiania atau hanya Christiania, adalah tempat unik yang lebih dari sekadar lingkungan di Kopenhagen. Menyadur dari laman Contiki, berikut 8 hal yang perlu kamu ketahui sebelum mengunjungi Freetown Christiania.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

1. Freetown Christiania adalah masyarakat yang mengatur diri sendiri
Christiania bukan sekadar kota, melainkan  cara hidup. Komunitas alternatif awalnya muncul pada tahun 1971, setelah sekelompok tunawisma mengubah daerah militer yang ditinggalkan menjadi rumah. 

Sejak itu berkembang menjadi komunitas yang otonom dan dapat beradaptasi dengan hampir 1000 anggota, yang semuanya setuju untuk hidup dengan seperangkat prinsip tertentu yang mencakup keadilan, kesetaraan, tidak ada pajak, dan memiliki undang-undang mereka sendiri yang sepenuhnya independen dari pemerintah Denmark. 

img_title Sampaikan Bela Sungkawa soal Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II, AHY: Segera Investigasi!

Di dalam negara ini adalah daerah yang ramai, menyenangkan, dan seringkali kontroversial yang telah bekerja dengan pemerintah setempat untuk mempertaruhkan klaimnya atas tanah tersebut dan diakui sebagai negara bebas. 

Ini adalah gerakan kontra-budaya yang sangat hippy dalam gaya dan hampir merupakan eksperimen sosial berskala besar untuk melihat apakah itu benar-benar berhasil. 

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

2. Ada aturan di Freetown Christiania

Freetown Christiania

Photo :
  • theculturetrip.com

Meskipun beroperasi di luar hukum Denmark, Christiania memiliki seperangkat aturan sendiri untuk menjaga perdamaian, banyak di antaranya didasarkan pada pandangan 'hippy' yang idealis. Aturan pertama adalah nol kekerasan. 

Komunitas tidak mengizinkan senjata api, pisau, rompi antipeluru, obat-obatan terlarang, warna warni pengendara motor atau geng, atau pencurian apa pun yang benar-benar dapat mendorong kekerasan. 
Aturan lain di Christiania adalah tidak lari. Berlari berarti ada sesuatu yang harus dihindari, dan budaya ketakutan adalah sesuatu yang ingin mereka hindari. Mobil juga tidak diperbolehkan, semua orang berkeliling dengan sepeda. 

3. Ganja adalah hal biasa, tetapi belum tentu legal
Sementara obat-obatan keras sangat dilarang, merokok ganja adalah bagian besar dari gaya hidup di Christiania. Elemen hippy hidup dan sehat, bahkan ada area khusus untuk berbelanja hash yang disebut Green Light District. 
Sementara pemerintah setempat telah mencoba untuk menindak transaksi di Christiania, itu tidak pernah cukup macet dan Distrik Lampu Hijau masih memiliki banyak kios yang menjual ganja. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut