Sosialisasi Sadar Wisata Sampai di Malang, Kemenparekraf Tegaskan Ini
- Ist.
Terkait Kampanye Sadar Wisata, Direktur Pengembangan SDM Pariwisata, Florida Pardosi mengatakan, terdapat enam tahapan dalam rangkaian kegiatannya. Setelah menyelesaikan tahapan Sosialisasi, akan ada 10 orang terpilih dari tiap desa yang diharapkan dapat menjadi duta pariwisata dan agen perubahan di desa wisata masing-masing.
“Butuh orang yang berdedikasi tinggi, berkomitmen, dan berkeinginan kuat untuk meningkatkan kapasitasnya dan mengembangkan pariwisata di desa wisata. Harapannya, mereka akan menjadi trainer bagi SDM pariwisata lainnya, sebagai perpanjangan tangan kami (pemerintah pusat) untuk pengembangan pariwisata," kata dia.
Florida juga mendorong para pihak di tataran pemerintah daerah supaya kelak dapat mengadakan program-program pengembangan pariwisata, sebagai tindak lanjut dari Kampanye Sadar Wisata, sehingga pada akhirnya akan dapat mendukung peningkatan perekonomian warga secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, mengharapkan akan dapat dilakukan seleksi sehingga terpilih kader-kader yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pariwisata di desanya masing-masing.
Ia juga meminta partisipasi setiap pihak dalam memastikan keberlangsungan seluruh kegiatan dengan baik agar hasilnya optimal.
“Sekali lagi ini bukan hanya sekadar pelatihan sekali datang. Akan berkelanjutan dan akan terus kita pantau agar nanti hasilnya seperti apa. Seluruh jajaran supaya terus memantau, sehingga apa yang diinginkan oleh pemerintah pusat dapat menjadi kenyataan,” ujarnya.
Kampanye Sadar Wisata akan dilaksanakan di 65 desa wisata pada tahun 2022 dan 90 desa wisata pada tahun 2023 di empat wilayah Destinasi Super Prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur-Yogya-Prambanan, Mandalika, dan Labuan Bajo, serta dua Destinasi Pariwisata Prioritas Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi.
