5 Destinasi Anti Mainstream untuk Liburan Akhir Tahun dari Pantai Hingga Pegunungan
- Shutterstock - Julius Budianto
VoxPop Travel – Akhir tahun tinggal satu bulan lagi. Tentunya ini menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang untuk liburan setelah berkutat dengan rutinitas sehari-hari sepanjang tahun. Ada baiknya Anda mempersiapkan rencana liburan kali ini agar terasa lebih spesial dibanding biasanya, termasuk urusan destinasi.
Traveling ke destinasi anti-mainstream akan membuat liburan Anda semakin "tak biasa", karena menghadirkan pengalaman yang berbeda. Berikut ini lima rekomendasi destinasi anti-mainstream di Indonesia dari Pegipegi. Simak, yuk! Scroll untuk membaca artikel selengkapnya.
1. Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
- Shutterstock - Jhon
Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan laut lepas yang cantik dan memesona. Salah satu daya tariknya adalah panorama matahari terbenam berwarna merah. Pulau Merah sendiri memiliki lanskap tanah berwarna merah bata dan terletak sekitar 50–100 meter dekat bibir pantai.
Sebagai informasi tambahan, bulan Desember–Januari termasuk waktu terbaik bagi wisatawan untuk melihat matahari terbenam berwarna merah di Pantai Pulau Merah. Selain itu, Anda bisa surfing di pantai ini dan camping di area yang telah disediakan oleh pihak pengelola.
Untuk menuju Pantai Pulau Merah, Anda harus menempuh perjalanan darat sekitar 67 kilometer atau 90 menit dari Kota Banyuwangi. Akses jalan menuju kawasan ini sangat nyaman dan telah dilengkapi berbagai petunjuk arah yang jelas untuk memudahkan perjalanan.
Jika ingin ke Banyuwangi, ada baiknya menggunakan kereta api. Dari Jakarta, Anda bisa naik berbagai rangkaian kereta api ke Surabaya, seperti Kereta Api Airlangga kelas Ekonomi dengan harga Rp104.000. Setelah sampai di Surabaya, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan memilih rangkaian kereta menuju Banyuwangi, seperti Probowangi 213, Mutiara Timur Siang, Sri Tanjung hingga Mutiara Timur Malam 89 dengan tujuan Stasiun Banyuwangi Baru.
Anda bisa mendapatkan penginapan termurah dengan jenis homestay dan guest house mulai dari Rp50 ribuan per malam. Sedangkan hotel bintang dua dan bintang tiga bisa didapatkan mulai dari Rp140 ribuan hingga Rp400 ribuan per malam.
2. Desa Wae Rebo
Desa yang terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini kerap kali disebut "Negeri di Atas Awan dari Timur Indonesia". Pemandangan alam di sekitar Wae Rebo sangat asri dengan udara yang begitu sejuk dan segar. Setiap pagi dan sore, desa ini diselimuti kabut yang membuat pemandangan desa menjadi luar biasa.
