Hotel Grand Inna Kuta Rebranding Jadi Truntum Kuta, Apa Saja yang Baru?
- VoxPop/Rizkya Fajarani.
BALI – Perkembangan pesat industri pariwisata Indonesia setelah pandemi COVID-19 tak luput dari melonjaknya jumlah wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Kenaikan yang signifikan ini terutama dirasakan oleh para pelaku pariwisata di Pulau Dewata, Bali.
Dalam rangka melahirkan inovasi baru, adaptasi dan kolaborasi dalam upaya untuk mendukung bangkitnya sektor pariwisata serta ekonomi kreatif Indonesia, Hotel Indonesia Group (HIG) kembali melakukan program rebranding hotel BUMN dalam menjalankan roadmap dari Kementerian BUMN. Scroll untuk info selengkapnya.
Salah satu sasarannya adalah hotel Grand Inna Kuta yang rebranding menjadi Truntum Kuta mulai 11 Oktober 2023. Ini merupakan momentum perubahan besar dalam sejarah 62 tahun hotel tersebut beroperasi.
Tak hanya itu, transformasi ini juga merupakan langkah awal sebagai babak baru dari perjalanan panjang sejarah hotel, yang merupakan salah satu bentuk komitmen untuk selalu memberikan pengalaman menginap tak terlupakan yang lebih berarti bagi para tamu, dengan mengusung budaya dan keramahan asli Indonesia.
"Truntum ini yang ketiga kita lakukan rebranding. Pertama Merusaka, kedua Truntum Padang, dan ketiga ini. Insya Allah dalam waktu ngga lama lagi kita akan rebranding lagi di Yogyakarta," ujar Muhammad Isran, selaku Direktur Utama PT Hotel Indonesia Properti, dalam acara Re-branding Ceremony Truntum Kuta, di Bali, Rabu 11 Oktober 2023.
Transformasi ini mencakup identitas brand Truntum yakni salah satu brand hotel bintang empat yang dimiliki Hotel Indonesia Group. Rebranding ini nantinya akan mengubah brand sejumlah hotel yang mana bintang 5 menjadi brand Meru, bintang 4 menjadi Truntum, dan bintang 3 menjadi Khas.
"Kita ikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan di Kuta ini ada 322 kamar dengan beberapa fasilitas yang akan kami tambahkan. Juga di sini tentunya untuk memberikan kepuasan para tamu," ungkapnya.
Nama Truntum sendiri diambil dari motif batik berupa kelopak bunga bermakna cinta yang tumbuh kembali, menjadi sebuah simbol akan suatu cinta kasih tulus tanpa syarat, abadi dan semakin lama semakin subur. Sehingga, konsep brand Truntum yang memiliki makna mendalam sejalan dengan komitmen yang diberikan kepada para tamu, diharapkan tamu berkesempatan untuk menyelami pengalaman budaya lokal di Bali. Serta, Truntum yang mencerminkan nilai kehangatan, keramahan, dan perhatian akan diberikan kepada setiap tamu yang menginap di Truntum Kuta nanti ke depannya.
